
Kurnia Meiga belum juga menjajaki negosiasi kontrak dengan Arema FC.
JawaPos.com - Beberapa pemain sudah melakukan negosiasi kontrak baru dengan Arema FC. Namun, Kurnia Meiga bukan salah satunya. Hal itu membuat manajemen Arema FC mulai cemas bakal ditinggal kiper Timnas Indonesia tersebut.
Saat ini Meiga memang masih dalam suasana berduka sepeninggal sang kakak, Achmad Kurniawan yang meninggal dunia. "Hampir semua nego untuk membicarakan kelangsungan pemain di musim depan selesai. Kami sudah berbincang dengan pemain kecuali mereka yang tidak berada di Malang," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Pemain yang masih belum di Malang adalah Hamka Hamzah, Esteban Vizcarra, Raphael Maitimo, Cristian Gonzales, dan Meiga. Nama terakhir, sudah beberapa kali berlatih seperti Hamka. Namun, Meiga kini berada di Jakarta karena masih dalam suasana duka.
"Kalau Hamka pulang setelah awarding lalu. Meiga ini yang sekarang masih belum bisa berkomunikasi," ungkap dia.
Menurutnya, manajemen Arema menyadari tidak bisa berkomunikasi dalam pekan ini. Dengan kondisi baru saja ditinggal AK yang juga penjaga gawang Arema, Meiga dipastikan masih diminta untuk berkumpul di rumah keluarganya. "Mungkin pekan depan kami akan tanya. Minimal, kapan balik ke Malang lebih dulu," tuturnya.
Ruddy memang khawatir perihal Kurnia Meiga. Pasalnya, kini Arema sedang krisis pemain di bawah mistar gawang. Dengan pindahnya I Made Wardana dan sudah tidak adanya almarhum AK dalam tim, praktis tumpuan besar diberikan pada pemain berusia 26 tahun itu. Malahan, Arema kini berburu dua pemain sebagai pelapis, sekaligus menemani jebolan Akademi Arema, Utam Rusdiana.
Jika saja Meiga pergi, bisa dipastikan Arema kalang kabut. Mereka kehilangan tiga kiper sekaligus untuk menyambut kompetisi 2017. "Jangan sampai lah itu terjadi. Terakhir sempat berbicara, mungkin dia bertahan. Tinggal nego kontraknya sekarang bagaimana. Yang paling penting dia ke Malang dulu," tambahnya.
Pelatih Kiper Arema, Yanuar Hermansyah juga tak kalah khawatir. Apalagi, dirinya tidak bisa berkomunikasi intensif dalam kondisi seperti ini. Sebelum itu, Meiga juga masih sibuk saat memperkuat Timnas Indonesia. "Saya tidak berpikir jauh dia akan pindah. Sepertinya dia bertahan, tetapi sekarang juga masih khawatir menunggu dia," papar dia.
Yanuar pantas berkata demikian, sebab Arema sudah sangat mengandalkan Meiga sejak tahun 2010. Dia selalu menjadi pilihan utama, kecuali sedang cedera atau memperkuat Timnas Indonesia. "Dengan Meiga gawang pasti aman. Dia itu kiper nomor satu di Indonesia," imbuhnya
Pria yang akrab disapa Begal itu mengakui, kini timnya masih dipusingkan masalah mencari dua pelapis Enthong. Jika harus ditambah kehilangan dia lagi, jelas alarm bahaya bagi Arema. "Apalagi juga sempat dengar gosip banyak yang memburu dia," tuturnya.
Untuk menyambut 2017 ini, nama Meiga sempat dikaitkan dengan beberapa klub seperti Persipura dan PSM Makassar. Nama terakhir ditengarai getol, karena sang arsitek Robert Rene Albert sudah mengetahui gaya suami Azizah Hermansyah ini ketika membesut Arema tahun 2010 lalu. (ley/ary/ira/JPG)

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
