
Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, memastikan jadwal babak 64 besar Piala Indonesia masih belum berubah.
JawaPos.com - Gempa yang kembali mengguncang Lombok Utara memang tidak sampai menggoyang Surabaya. Namun, gempa yang terjadi pada Kamis (6/12) ini bisa berdampak kepada Persebaya Surabaya. Pasalnya, Persebaya akan menjalani laga di Mataram pada babak 64 besar Piala Indonesia 2018.
Persebaya Surabaya memang dijadwalkan melawat ke Stadion Gelora 17 Desember, Turide, Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (23/12) mendatang. Mereka akan bentrok dengan PSKT Sumbawa Barat pada babak 64 besar Piala Indonesia. Kepastian jadwal tersebut juga baru saja dirilis.
Masalahnya, gempa kembali melanda wilayah Lombok Utara. Kekuatannya bahkan mencapai 5,7 SR. Memang, gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Tetapi, gempa tersebut ternyata juga terasa di Kota Mataram yang bakal menjadi tempat laga Persebaya kontra PSKT. Sebab, jarak dengan pusat gempa hanya berkisar 10 kilometer.
Lantas, apakah laga bakal tetap digelar di Mataram? ’’Sementara jadi,’’ kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi kepada Jawa Pos.
Jika menilik rentetan gempa yang terjadi di kawasan Lombok, laga babak 64 besar Piala Indonesia itu cukup bikin waswas. Meski begitu, pihak Persebaya tidak berani memastikan apakah laga tetap dilangsungkan di Mataram atau dipindah ke tempat yang cukup aman. ’’Coba tanyakan ke PSSI,’’ tambah Candra.
Sejatinya, laga seharusnya dilangsungkan di Stadion Magaparang, Sumbawa Barat. Itu memang home base PSKT Sumbawa Barat. Namun, dari jadwal yang terbaru, laga lawan PSKT dipindah ke Stadion Gelora 17 Desember, Mataram.
Nah, melihat Mataram yang rawan gempa, apakah laga akan balik dihelat di Stadion Magaparang? Ternyata sulit. ’’Sebab stadion sedang direnovasi,’’ jelas Ketua Harian PSKT Sumbawa Barat Manurung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
