Alfan Suaib diprediksi masuk starting line up Persebaya Surabaya saat menghadapi Persib Bandung di GBT. (Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya diprediksi tetap tampil tanpa striker murni saat menghadapi Persib Bandung di pekan ke-24 Super League 2025/2026. Prediksi starting line up Persebaya Surabaya versi Bonek pun langsung jadi perbincangan jelang duel panas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (2/3) malam.
Laga kontra Persib bukan sekadar pertandingan biasa bagi Green Force. Duel ini jadi ujian mental sekaligus pembuktian di hadapan ribuan Bonek dan Bonita yang dipastikan memadati GBT. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan timnya siap memberi perlawanan maksimal dan tampil tanpa beban. Dia menyadari kualitas lawan, namun memilih menempatkan tekanan di kubu Maung Bandung.
”Mereka punya kemampuan untuk merotasi banyak pemain berkualitas. Ini seperti tim besar Malaysia Johor Darul Ta'zim (JDT) tapi di Indonesia. Jika melihat nilai pasar, tekanan ada di pihak lawan. Di sisi kami, kami tidak merasa terbebani (nothing to lose)," kata Bernardo Tavares saat konferensi pers prapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Minggu (1/3) malam.
Ucapan itu menggambarkan situasi yang dihadapi Persebaya Surabaya. Di atas kertas, Persib memang lebih diunggulkan, tetapi Green Force menolak tunduk sebelum bertarung.
Secara statistik, Persib menjadi tim dengan pertahanan terkuat musim ini. Mereka baru kebobolan 11 gol, sementara Persebaya Surabaya sudah kemasukan 23 gol sepanjang kompetisi berjalan.
Tavares tidak menutup mata terhadap fakta tersebut. Namun dia percaya kolektivitas timnya yang mulai terbangun mampu meredam agresivitas lawan.
”Mereka tim yang sangat kompetitif dan punya akurasi tinggi. Kami harus sangat fokus, baik saat menguasai bola maupun kehilangan bola. Melawan tim kuat, tim kami juga bisa berkembang,” ucap Bernardo Tavares.
Optimisme itu tetap dibarengi kewaspadaan tinggi. Tavares menilai kekuatan Persib tak hanya pada lini belakang, tetapi juga efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Dia juga tak ingin terjebak nostalgia kemenangan 4-1 atas Persib musim lalu. Menurut dia, hasil tersebut sudah menjadi sejarah dan tidak bisa dijadikan patokan untuk laga kali ini.
Fokus utama kini tertuju pada bagaimana Persebaya Surabaya mengantisipasi keunggulan postur pemain Persib. Situasi bola mati dan umpan silang disebut menjadi ancaman yang harus diwaspadai.
Tavares meminta anak asuhnya menjaga intensitas seperti saat melawan PSM Makassar. Energi, disiplin, dan fokus jadi kunci agar tak kehilangan momentum di tengah tekanan.
”Jika kami bisa mengulang intensitas tersebut, saya rasa kami punya peluang. Kami harus siap dengan rencana A, B, dan C untuk menghadapi sang juara,” tutur Tavares.
Dukungan suporter juga dianggap krusial dalam laga sebesar ini. Atmosfer GBT diyakini mampu memberi suntikan moral tambahan bagi para pemain.
”Atmosfer dari pendukung sangat penting untuk memberi energi ekstra bagi para pemain. Kami akan membutuhkannya besok, dan menghadapi tim kuat seperti ini adalah kesempatan bagi tim kami untuk berkembang,” ujar Bernardo Tavares.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
