Para pemain Persebaya Surabaya merayakan kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com — Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (26/2/2026) malam, menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya. Hasil ini memutus tren negatif yang sempat membayangi Green Force dalam dua pertandingan sebelumnya dan mengembalikan senyum di ruang ganti.
Tiga poin di kandang sendiri memiliki arti besar bagi mentalitas tim yang sempat berada di bawah tekanan. Green Force menjawab keraguan dengan performa agresif sejak peluit awal dibunyikan dan menunjukkan karakter sesungguhnya.
Dominasi di babak pertama terlihat jelas dengan penguasaan bola yang lebih rapi dan transisi cepat dari lini ke lini. Peluang demi peluang tercipta, meski penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa diabaikan.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo ikut membakar semangat para pemain di atas lapangan. Dukungan Bonek menjadi energi tambahan yang membuat intensitas permainan Persebaya Surabaya tetap terjaga hingga akhir laga.
Gol tunggal yang tercipta cukup menjadi pembeda dalam pertandingan sarat tensi tersebut. Pertahanan disiplin serta kerja keras lini tengah memastikan keunggulan tetap terjaga sampai peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga angka di klasemen sementara. Lebih dari itu, hasil positif tersebut menjadi suntikan moral setelah periode yang tidak mudah bagi skuad asuhan Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu tak ingin anak asuhnya larut dalam euforia. Ia langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya yang dipastikan tak kalah berat dan penuh tantangan.
Ujian sesungguhnya sudah menanti di awal Maret 2026. Persebaya akan menghadapi Persib Bandung pada Senin (2/3/2026) dalam duel yang diprediksi menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Persib dikenal sebagai tim dengan kualitas individu mumpuni di setiap lini. Kedalaman skuad serta pengalaman pemainnya membuat Maung Bandung selalu menjadi ancaman serius bagi siapa pun.
Bernardo Tavares memahami betul level kesulitan yang akan dihadapi timnya. Karena itu, ia mulai menyusun taktik dan strategi khusus demi menjaga momentum positif yang baru saja diraih.
“Saya berharap dengan kemenangan ini, pemain lebih percaya diri. Karena laga berikutnya melawan Persib yang punya skuad bagus. Kami harus fokus dengan sikap yang sama seperti hari ini,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan fokus utama Persebaya Surabaya saat ini adalah menjaga konsistensi performa. Kemenangan atas PSM tak akan berarti jika tak diikuti hasil positif pada laga berikutnya.
Kepercayaan diri yang kembali tumbuh menjadi modal penting jelang duel kontra Persib. Para pemain kini memiliki bukti mereka mampu bangkit dari tekanan dan menjawab keraguan.
Secara permainan, Persebaya Surabaya menunjukkan peningkatan terutama dalam organisasi serangan. Pergerakan tanpa bola lebih hidup dan distribusi umpan dari lini tengah tampak lebih variatif.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
