Aksi Bruno Moreira saat Persebaya kalah dari Persijap. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Ada tiga fakta menarik dari kekalahan Persebaya Surabaya saat menghadapi tuan rumah Persijap Jepara di Super League pekan ke-22. Laga yang berakhir dengan skor 1-3 tersebut dimainkan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2).
Persebaya Surabaya harus tertinggal terlebih dahulu di babak pertama lewat gol yang dicetak penyerang Persijap Jepara, Iker Guarrotxena. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 tidak berubah.
Di babak kedua, Persebaya mulai bermain lebih menyerang dan agresif. Namun, Persijap justru kembali membobol gawang tim tamu lewat tendangan keras Alexis Gomez pada menit ke-71.
Usaha Persebaya untuk menyamakan kedudukan semakin berat karena harus bermain dengan 10 orang karena kartu merah Rachmat Irianto. Meski sempat memperkecil kedudukan lewat gol penalti Bruno Moreira, Persijap kembali mencetak gol ketiga lewat aksi dari Iker Guarrotxena.
Kekalahan yang dialami Persebaya dari Persijap Jepara, membawa tiga fakta menarik. Apa saja fakta-fakta tersebut? Baca terus artikel ini.
1. Bruno Moreira cetak empat gol penalti musim ini
Bruno Moreira menunjukkan ketenangannya dalam mengeksekusi tendangan penalti, termasuk saat lawan Persijap. Melansir Transfermarkt, dia sudah mencetak empat gol penalti saat menghadapi Dewa United, Bali United dan Persijap di putaran pertama.
Gol penaltinya ke gawang Persijap, membuat koleksi golnya bertambah. Saat ini, Bruno Moreira sudah mencetak delapan gol.
2. Kartu merah perdana Rachmat Irianto
Rachmat Irianto harus mandi lebih cepat pada laga melawan Persijap Jepara karena diganjar kartu merah. Bagi pemain 26 tahun tersebut, itu adalah kartu merah pertamanya di Liga Indonesia.
3. Alfan Suaib jadi starter untuk pertama kalinya
Tidak bermainnya Mihailo Perovic sebagai penyerang utama, membuat Bernardo Tavares menurunkan Alfan Suaib. Bagi pemain 21 tahun tersebut, itu menjadi kali pertamanya sebagai starter di musim ini.
Alfan Suaib sangat lama tidak menjadi pilihan utama. Terakhir kali dia terpilih sebagai starter adalah saat kalah dari Persis Solo pada Februari 2025.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
