Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Februari 2026 | 23.00 WIB

Rekor Pertemuan Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya! Green Force 3 Kali Menang Hadapi Laskar Kalinyamat

Persebaya Surabaya unggul rekor pertemuan dari Persijap Jepara. (Persebaya) - Image

Persebaya Surabaya unggul rekor pertemuan dari Persijap Jepara. (Persebaya)

JawaPos.com–Rekor pertemuan Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan jelang duel panas pekan ke-22 Super League 2025/2026. Green Force tercatat tiga kali menang dari tujuh laga kontra Laskar Kalinyamat, sebuah modal penting untuk lawatan ke Stadion Gelora Bumi Kartini.

Dalam tujuh pertemuan terakhir di super league, Persebaya Surabaya unggul dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang saat menghadapi Persijap Jepara. Catatan itu menegaskan dominasi relatif Green Force setiap kali bersua tim asal pesisir utara Jawa tersebut.

Pada putaran pertama super league musim ini, Persebaya Surabaya juga mampu meraih hasil positif atas Persijap. Rekam jejak itu ingin dijaga sekaligus diulang saat keduanya kembali berhadapan pada Sabtu (21/2) malam WIB.

Atmosfer pertandingan diprediksi memanas karena kedua tim sama-sama memburu poin maksimal demi mendongkrak posisi klasemen. Persijap dikenal kuat saat tampil di kandang, sementara Persebaya Surabaya datang dengan tekad menebus hasil pahit sebelumnya.

Persebaya Surabaya menuju laga tandang ini dengan semangat membara usai terpeleset di pekan lalu. Kekalahan di kandang sendiri menjadi cambuk keras bagi tim sebesar Green Force.

Hasil minor itu terjadi saat Persebaya Surabaya menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-21 di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor 1-2 setelah kebobolan dua gol di babak pertama.

Tuan rumah hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Mihailo Perovic pada menit ke-65. Kekalahan tersebut terasa makin menyakitkan karena memutus rangkaian 13 pertandingan tak terkalahkan yang sebelumnya sukses dijaga.

Ironisnya, rekor impresif itu runtuh di hadapan pendukung setia sendiri, Bonek dan Bonita. Situasi itu menyisakan rasa kecewa mendalam di ruang ganti Persebaya Surabaya.

Salah satu yang paling merasakan pukulan tersebut adalah bek senior Leo Lelis. Pemain berusia 32 tahun itu menegaskan tim tak ingin larut dalam penyesalan.

”Ya, saya mencoba lebih fokus pada apa yang bisa saya tingkatkan dari diri saya sendiri. Ketika kami berlatih, saya mencoba memotivasi para pemain dan bekerja sama agar kami bisa berkembang lagi sebagai sebuah tim,” ujar Leo Lelis usai sesi latihan Rabu (18/2).

Bek asal Brasil itu mengakui atmosfer ruang ganti dipenuhi emosi selepas laga. Rasa kesal dan kecewa justru diubah menjadi dorongan kuat untuk bangkit di pertandingan berikutnya.

”Kekalahan adalah hal yang tidak menyenangkan. Jadi kami menantikan pertandingan berikutnya agar kami dapat mengubah situasi dan meraih tiga poin untuk membawa suasana positif bagi tim secepat mungkin,” ucap Leo Lelis.

Target berikutnya sudah jelas, mencuri poin penuh dari markas Persijap Jepara. Misi itu terasa krusial agar Persebaya Surabaya tetap bersaing di papan atas sekaligus menjaga mental tim.

Secara statistik, rekor pertemuan Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya memang berpihak pada Green Force. Namun catatan masa lalu tak otomatis menjamin hasil di lapangan.

Persijap tentu tak ingin dipermalukan di depan suporternya sendiri. Laskar Kalinyamat berambisi memanfaatkan dukungan publik Gelora Bumi Kartini untuk membalikkan dominasi tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore