
Bojan Hodak menyoroti wasit Majed Mohammed Alshamrani, namun dirinya enggan memberikan komentar lanjutan terkait kepemimpinan sang pengadil lapangan. (Dok: Persib)
JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak meluapkan kekecewaannya usai tersisih dari AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Juru taktik asal Kroasia itu menyoroti wasit Majed Mohammed Alshamrani dan mengonfimasi bakal mengadukan pengadil lapangan asal Arab Saudi itu ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Persib Bandung berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Ratchaburi FC dalam laga leg kedua babak 16 besar ACL 2 2025/2026. Gol semata wayang Pangeran Biru diciptalan oleh Andrew Jung jelang babak pertama berakhir.
Namun, kemenangan itu tak cukup membuat Persib lolos ke babak perempat final. Sebab, secara skor agregat Pangeran Biru kalah 1-3 lantaran sempat menelan kekalahan tiga gol tanpa balas pada laga leg pertama di Thailand.
Bojan Hodak selaku pelatih Persib, mengaku kecewa dengan hasil ini. Ia merasa kegagalan timnya lolos tak lepas karena hanya bermain dengan 10 pemain di pengujung babak pertama, setelah Uilliam Barros dikartu merah.
"Saya rasa selama 45 menit kami bermain cukup baik. Mereka bertahan dengan 10 pemain, tetapi kami berhasil mencetak gol," kata Hodak usai pertandingan.
"Satu gol kami dianulir, beberapa peluang lainnya. Dan saya percaya jika kami bermain dengan 11 pemain, kami akan lolos," tambahnya.
Hodak kemudian menyoroti wasit Majed Mohammed Alshamrani. Namun, dirinya enggan memberikan komentar lanjutan terkait kepemimpinan pengadil dari Timur Tengah tersebut.
Alih-alih membahasnya di konferensi pers, Persib disebut Hodak akan mengirimkan surat protes kepada AFC terkait kinerja Majed Mohammed Alshamrani. Penampilan pengadil lapangan di laga ini memang banyak disorot sebab ada sejumlah keputusan kontroversial sepanjang laga.
Tapi, Bojan Hodak juga mengingatkan bahwa langkah itu tidak akan mengubah hasil pertandingan. Langkah protes hanya dilakukan agar AFC dapat mengevaluasi sang wasit.
"Mengenai wasit, sayangnya saya tidak bisa berkomentar. Karena saya punya banyak hal yang ingin saya bicarakan, bukan hanya tentang kartu, tetapi tentang banyak hal lainnya," ungkap Hodak.
"Tetapi kami akan mengirimkan ini secara resmi ke AFC. Saya percaya mereka akan membalas, akan menyelidikinya. Tetapi tidak akan ada perubahan. Tidak akan ada perubahan. Kami tereliminasi," sambungnya.
Menurut Bojan Hodak, persoalan Persib Bandung sejak awal adalah pertandingan pada leg pertama. Pangeran Biru seharusnya tidak menelan kekalahan setelak itu andai memberikan performa terbaiknya.
"Saya rasa masalahnya ada di pertandingan pertama. Di pertandingan pertama kami tidak berada di level yang seharusnya. Tidak peduli apa pun," jelas Hodak.
Serupa dengan sang pelatih, Andrew Jung turut meluapkan kekecewaannya Persib gagal lolos ke perempat final. Dia juga percaya jika Pangeran Biru tak akan gugur seandainya bermain dengan 11 orang di babak kedua.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
