
Ernando Ari kembali berlatih bersama Persebaya Surabaya jelang hadapi Persijap Jepara. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Ernando Ari sudah berlatih bersama Persebaya Surabaya dan memberi suntikan kepercayaan diri jelang lawan Persijap Jepara. Kiper andalan Green Force itu diprediksi siap tampil sehingga lini belakang Persebaya Surabaya makin solid pada pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Kabar ini menjadi angin segar setelah Persebaya Surabaya menelan kekalahan pada pekan ke-21. Saat itu, Green Force tumbang dari Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo dan harus segera bangkit.
Absennya Ernando Ari di laga sebelumnya cukup terasa bagi pertahanan tim. Kini, kehadirannya dalam sesi latihan langsung memantik optimisme publik Surabaya.
Melalui unggahan resmi klub, Persebaya Surabaya menunjukkan momen latihan skuad dengan pesan singkat penuh makna.
“Reset and Rise Again,” tulis Persebaya Surabaya sembari menunjukkan aksi latihan skuad Persebaya Surabaya.
Pesan itu menjadi sinyal kuat kesiapan mental tim menghadapi laga tandang yang tak mudah. Persijap Jepara tentu ingin memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk mengamankan poin.
Di tengah situasi tersebut, sosok Ernando Ari kembali jadi sorotan. Kiper kelahiran Semarang, 27 Februari 2002, itu masih berusia 23 tahun dan sudah menjadi pilar utama di bawah mistar Persebaya Surabaya.
Dengan tinggi badan 1,79 meter dan dominan menggunakan kaki kanan, Ernando tampil konsisten musim ini. Ia resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya sejak 5 Januari 2020 dan kontraknya berlaku hingga 31 Mei 2026.
Kontrak terakhirnya bahkan diperpanjang pada 28 Januari 2025, menegaskan kepercayaan manajemen kepadanya. Saat ini, nilai pasar Ernando Ari berada di angka Rp 5,21 miliar, angka yang mencerminkan performa dan potensinya.
Musim ini, Ernando mencatatkan 19 penampilan sebagai starter dari total 19 laga yang ia mainkan. Ia selalu tampil penuh dengan rata-rata 90 menit per pertandingan dan total 1.710 menit bermain.
Dari sisi statistik penjaga gawang, catatannya cukup impresif. Ia hanya kebobolan rata-rata 0,9 gol per laga dengan persentase penyelamatan mencapai 79 persen atau 3,4 saves per pertandingan.
Tak hanya itu, Ernando juga sudah mengoleksi enam clean sheets musim ini. Total 17 gol kebobolan dari 19 laga tetap menempatkannya sebagai salah satu kiper paling konsisten di kompetisi.
Dalam aspek distribusi bola, Ernando mencatat rata-rata 11,5 operan per laga dengan akurasi 80 persen. Untuk bola panjang, ia melepaskan 3,8 umpan per pertandingan dengan akurasi 58 persen.
Meski tak mencatatkan assist atau key passes, perannya dalam membangun serangan dari belakang tetap vital. Ia juga mencatat rata-rata 3,1 bola pulih dan 0,4 sapuan per laga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022