
Risto Mitrevski saat merayakan golnya untuk Persebaya Surabaya di kandang Bali United. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya mencuri perhatian pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Green Force sukses memborong empat penghargaan sekaligus dalam satu pekan, menegaskan tren positif sejak ditangani pelatih asal Portugal Bernardo Tavares.
Empat penghargaan itu menjadi bukti nyata peningkatan performa Persebaya Surabaya dalam beberapa pertandingan terakhir.
Tak hanya hasil akhir yang membaik, cara bermain tim juga terlihat lebih rapi, agresif, dan penuh determinasi.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada awal Januari 2026, Bernardo Tavares membawa perubahan yang cukup signifikan.
Dalam empat pertandingan awalnya, Persebaya mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan tersebut berhasil mendongkrak posisi tim Persebaya di klasemen sekaligus mengembalikan kepercayaan diri para pemain Green Force.
Kondisi tim sejatinya belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain sempat mengalami masalah cedera dan gangguan kebugaran.
Namun, rotasi pemain yang tepat dan adaptasi taktik membuat suasana tim Persebaya tetap kompetitif. Beberapa pemain bahkan tampil di posisi yang berbeda dari biasanya mereka bermain demi menjaga keseimbangan tim.
Kerja keras tim itu berbuah manis pada pekan ke-20. Bernardo Tavares dinobatkan sebagai Coach of The Week berkat keberhasilannya menjaga konsistensi tim di tengah keterbatasan. Strateginya dinilai efektif dalam memaksimalkan potensi pemain yang tersedia.
Dari sektor pemain, Francisco Rivera tampil menonjol dan menyabet gelar Player of The Week. Kontribusinya di lini tengah menjadi motor serangan Persebaya. Selain aktif membangun permainan, ia juga berperan penting beberapa kali sebagai pemecah kebuntuan tim.
Gali Freitas turut menyumbang Assist of The Week melalui umpan matang yang berujung gol. Sementara itu, dua nama Persebaya masuk dalam daftar Best XI of The Week, mempertegas dominasi Persebaya pada pekan ke 20 BRI Super League.
Capaian ini langsung disambut antusias oleh Bonek. Media sosial dipenuhi komentar optimistis dan harapan agar tren positif terus terjaga.
Sebagian pendukung bahkan mulai membandingkan atmosfer saat ini dengan era pelatih sebelumnya ketika Persebaya rutin meraih beberapa penghargaan individu.
Meski euforia menguat, tantangan di depan tetap tidak ringan. Kompetisi masih panjang dan persaingan tim papan atas masih berlangsung ketat.
Konsistensi menjadi kunci utama jika Persebaya Surabaya ingin menjaga momentum dan terus bersaing di jalur juara.
Empat penghargaan dalam satu pekan bukan sekadar simbol prestasi, melainkan sinyal kebangkitan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
