
PSIS Semarang resmi menunjuk Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik. (Istimewa)
JawaPos.com–PSIS Semarang resmi menunjuk Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Laskar Mahesa Jenar. Kehadiran pelatih asal Argentina itu menjadi langkah serius manajemen untuk memperbaiki performa tim yang belum menunjukkan permainan terbaiknya, khususnya di sektor pertahanan, sepanjang gelaran Pegadaian Championship musim ini.
Keputusan mendatangkan Alfredo Vera tak lepas dari rapuhnya lini belakang PSIS dalam beberapa laga terakhir. Duet bek tengah Otavio Dutra dan Aldair Simanca dinilai tampil di bawah performa terbaiknya.
Dalam tiga pertandingan terakhir, keduanya terlihat kesulitan mengimbangi kecepatan pemain lawan, kerap kalah sprint, serta lambat menutup ruang. Sehingga membuat pertahanan PSIS mudah ditembus.
Sebagai mantan bek tengah, Alfredo Vera diyakini memiliki pemahaman mendalam soal organisasi pertahanan. Latar belakang itulah yang membuat manajemen percaya Vera mampu merancang program teknis untuk membenahi lini belakang PSIS, yang saat ini menjadi salah satu titik terlemah tim.
Manajemen berharap kehadiran Alfredo Vera bisa membawa perubahan signifikan, terutama dalam memperbaiki struktur bertahan dan transisi permainan.
Program-program yang disusun Vera juga diharapkan mampu membantu PSIS keluar dari zona degradasi Grup Timur Pegadaian Championship, sebuah target yang dibebankan suporter kepada tim ini mengingat ketatnya persaingan grup timur Pengadaian Championship.
Di sisi lain, PSIS Semarang baru saja memecat pelatih kepala Jafri Sastra. Hingga kini, manajemen belum mengumumkan sosok yang akan ditunjuk sebagai pelatih kepala baru.
Kondisi ini membuat peran Alfredo Vera sebagai Dirtek menjadi semakin penting, terutama dalam menjaga arah pengembangan tim di tengah masa transisi. Suporter PSIS berharap pelatih kepala baru nantinya bisa berkolaborasi dengan Alfredo Vera. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses perbaikan performa tim dan mendongkrak posisi PSIS di klasemen sementara.
Pengalaman Alfredo Vera di sepak bola Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri. Dia pernah menangani sejumlah klub besar seperti Persela Lamongan, Bhayangkara FC, Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, Madura United, hingga Borneo FC U-21.
Rekam jejak tersebut diyakini akan memudahkan Vera beradaptasi dengan kondisi tim dan karakter kompetisi di Indonesia. Dengan pengalaman dan latar belakangnya sebagai mantan pemain bertahan, Alfredo Vera diharapkan bisa menjadi sosok kunci dalam misi PSIS Semarang bertahan di Pegadaian Championship dan menghindari ancaman degradasi ke Liga 3.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
