
PSIM Jogja matangkan persiapan menjelang laga tandang kontra Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Minggu (1/2). (Istimewa)
JawaPos.com–PSIM Jogja matangkan persiapan menjelang laga tandang lanjutan super league kontra Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Minggu (1/2). Laga ini menjadi momen penting bagi Laskar Mataram untuk bangkit setelah hasil kurang maksimal yang mereka raih pada pekan sebelumnya saat bermain di kandang sendiri.
Pelatih Kepala PSIM Jean-Paul Van Gastel memastikan program latihan tim berjalan normal tanpa ada perubahan signifikan jelang laga kontra Borneo FC pada super league. Fokus utama tim saat ini adalah memperbaiki detail permainan, terutama dalam meminimalkan kesalahan sendiri yang kerap menjadi celah bagi lawan untuk mencetak gol.
”Evaluasi selalu kami lakukan, baik setelah menang maupun kalah. Tidak ada perbedaan. Lawan biasanya menunggu kesalahan yang kami buat, dan itu yang harus kami perbaiki,” ujar Van Gastel saat ditemui seusai sesi latihan terakhir PSIM dikutip dari psimjogja.id.
Pelatih asal Belanda tersebut menilai, karakter permainan Borneo FC tidak jauh berbeda dengan lawan PSIM pada laga sebelumnya, Persebaya Surabaya. Pola permainan tim lawan yang cenderung menunggu momen untuk memanfaatkan kesalahan, meski tidak selalu mendominasi penguasaan bola.
”Bagi saya, laga melawan Borneo hampir sama seperti melawan Persebaya. Kami lebih banyak menguasai bola, sementara mereka menunggu kesalahan. Itu juga yang terjadi pada pertemuan putaran pertama lalu,” ungkap Van Gastel, merujuk pada kekalahan PSIM 1-3 dari Pesut Etam pada 14 September 2025.
Dalam lawatan ke Samarinda, PSIM dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Franco Ramos harus menepi akibat sanksi akumulasi kartu, sementara Kasim Botan telah resmi meninggalkan klub usai bergabung dengan Semen Padang FC pada bursa transfer.
Meski demikian, Van Gastel menegaskan sektor pertahanan tidak akan banyak berubah. Dia memastikan Andi Setyo dan Rendra Teddy akan kembali dipercaya mengawal lini belakang Laskar Mataram.
”Komposisi lini pertahanan tetap sama seperti laga sebelumnya. Andi dan Rendra akan bermain,” tegas Van Gastel.
Kabar positif datang dari Yusaku Yamadera yang turut diboyong ke Samarinda. Pemain asal Jepang itu mulai kembali bergabung dengan tim setelah menjalani proses pemulihan cedera, meski belum siap tampil sejak menit awal.
”Kami membawanya ke Samarinda, tapi dia belum bisa bermain dari awal. Prosesnya bertahap, dan itu bagus untuk tim serta untuk dirinya sendiri,” jelas Van Gastel.
Sementara itu, beberapa pemain lain masih dalam tahap pemulihan. Anton belum bergabung dengan tim, sedangkan Donny baru mengikuti latihan ringan tanpa kontak fisik.
PSIM berharap, dengan persiapan yang semakin matang, mereka mampu tampil lebih solid dan membawa pulang hasil positif dari Samarinda.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
