Pelatih Madura United Carlos Perreira. (Madura United/Antara)
JawaPos.com – Sejak debut melawan Borneo FC pada 22 November tahun lalu, pelatih Madura United Carlos Parreira belum menunjukkan tangan dinginnya. Dari tujuh pertandingan yang sudah dilakoni, Carlos hanya mampu memberikan satu kemenangan. Itu pun diraih saat melawan tim zona degradasi, Semen Padang, pada 28 Desember lalu.
Sisanya, sekali imbang dan lima kali kalah. Catatan minor yang tentu tidak ingin diteruskan pelatih asal Brasil tersebut, khususnya saat menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, malam nanti.
Selain bermain di kandang sendiri, posisi PSBS juga masih di bawah Madura United, selisih satu tingkat. Madura United berada di peringkat ke-14, sedangkan PSBS di posisi ke-15. Keduanya hanya terpaut satu poin.
Carlos menuturkan kemenangan menjadi harga mati bagi timnya. Dia tidak ingin Laskar Sape Kerrab makin terpuruk di papan bawah. “Kami perlu belajar dari kesalahan yang dibuat di pertandingan sebelumnya,” jelasnya.
Khususnya saat melawan Persija Jakarta (23/1). Menurut pelatih asal Brasil tersebut, di babak kedua anak asuhnya bermain lebih baik, tetapi gagal mencetak gol. “Kami perlu mencetak lebih banyak gol dan lebih fokus pada penyerangan, tetapi juga tidak bisa kehilangan fokus pada bagian lain. Kami harus memperhatikan seluruh aspek tim,” tegasnya.
Carlos memahami pertandingan malam nanti tidak akan mudah. Meski sama-sama berada di papan bawah, PSBS bukan tim yang bisa diremehkan.
Sementara itu, pelatih sementara PSBS, Kahudi Wahyu, meminta anak asuhnya fokus sepanjang 90 menit. Dia yakin PSBS setidaknya bisa mencuri poin di kandang Madura United.
Apalagi, menurutnya, pertandingan malam nanti bagaikan final. Tim yang menang dipastikan akan naik peringkat di klasemen. “Jadi saya minta anak-anak konsentrasi penuh. Jangan memikirkan hal lain. Kami harus percaya diri dan memastikan bisa meraih poin maksimal,” harapnya.
Prediksi Susunan Pemain:
Madura United (4-3-3)
21-Diky Indriyana (pg); 68-Ahmad Rusadi, 95-Medonca, 3-Pedro Monteiro, 6-Roger Bonet; 4-Jordy Wehrmann, 5-Kerim Palic, 17-Paulo Sitanggang; 25-Riski Afisal, 9-Prado Junior, 11-Lulinha (k)
Pelatih: Carlos Parreira
PSBS Biak (4-3-3)
41-Kadu M (pg); 3-Arif Buci, 5-Nurhidayat, 6-Sandro (k), 33-Andrade; 20-Eduardo B, 27-Damiannas Adiam, 90-Nelson Alom; 10-Lucquinhas, 7-Ruyeri, 30-Ilham Uddin Armayn
Karteker: Kahudi Wahyu
Stadion: Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan
Live: Indosiar pukul 19.00 WIB

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
