Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Januari 2026 | 03.38 WIB

Genderang Perang Persebaya Surabaya Ditabuh! Francisco Rivera Pede Curi 3 Poin dari Markas PSIM Yogyakarta

Francisco Rivera siap pimpin Persebaya Surabaya curi poin dari kandang PSIM Yogyakarta. (Persebaya Surabaya) - Image

Francisco Rivera siap pimpin Persebaya Surabaya curi poin dari kandang PSIM Yogyakarta. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Genderang perang Persebaya Surabaya resmi ditabuh jelang laga pembuka putaran kedua Super League 2025/26. Playmaker Green Force, Francisco Rivera, menegaskan keyakinannya membawa pulang tiga poin dari kandang PSIM Yogyakarta.

“Kami sudah berlatih keras sepekan ini, kami memiliki kepercayaan diri dan kami siap berjuang untuk membawa pulang tiga poin dari Yogyakarta,” ujar Francisco Rivera, Jumat (23/1/2026).

Pernyataan itu mencerminkan mental bertarung Persebaya Surabaya yang datang tanpa rasa gentar ke Bantul.

Pertandingan sarat gengsi ini akan digelar Minggu (25/1/2026) di Stadion Sultan Agung dan menjadi panggung pembuktian wajah baru Persebaya Surabaya.

Momentum awal putaran kedua membuat duel ini krusial bagi kedua tim untuk menjaga posisi klasemen.

Persebaya Surabaya mengusung kepercayaan diri tinggi berbekal tren positif dalam lima laga terakhir. Tiga kemenangan beruntun mempertegas konsistensi tim asuhan Bernardo Tavares.

Stabilitas permainan mulai terbentuk seiring penyesuaian komposisi dan pendekatan taktik. Green Force tampil lebih solid dalam bertahan dan efektif saat menyerang.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta juga datang dengan modal kepercayaan diri. Kemenangan tandang atas Madura United pada pekan sebelumnya menjadi suntikan moral bagi Laskar Mataram.

Meski performa PSIM cenderung fluktuatif, kekuatan mereka di kandang kerap menyulitkan lawan. Dukungan publik Stadion Sultan Agung diprediksi kembali memberi tekanan besar.

Pada pertemuan putaran pertama Agustus lalu, PSIM berhasil mencuri kemenangan 1-0 di kandang Persebaya Surabaya. Hasil itu menjadi catatan penting yang memantik motivasi balas dendam tim tamu.

Namun, kondisi kedua tim kini jauh berbeda dibandingkan awal musim. Persebaya Surabaya hadir dengan komposisi pemain baru yang lebih segar dan agresif.

Bernardo Tavares memanfaatkan jeda kompetisi untuk melakukan perombakan signifikan. Pola permainan lebih fleksibel dan intens mulai diterapkan.

PSIM justru menghadapi tantangan di lini pertahanan. Bek andalan Franco Ramos Mingo dipastikan absen akibat hukuman kartu merah.

Kehilangan Franco menjadi pukulan telak mengingat perannya sebagai komando pertahanan. Ia juga menjadi pencetak gol kemenangan pada laga terakhir PSIM.

Masalah PSIM bertambah dengan cederanya Anton Fase dan Donny Warmerdam. Kedua pemain asing itu masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore