
Enam pemain yang dicoret Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com–Enam pemain Persebaya Surabaya dicoret Bernardo Tavares jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Keputusan ini menandai langkah tegas sang pelatih dalam merombak skuad Green Force agar lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memastikan tidak lagi menggunakan jasa enam pemain yang sebelumnya masuk dalam daftar tim utama. Manajemen menyebut keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh menghadapi kerasnya persaingan putaran kedua super league.
“Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario, tidak lagi menjadi bagian skuad Persebaya di putaran kedua BRI Super League 2025/ 2026,” tulis Persebaya Surabaya.
Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pemain selama membela Green Force. “Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force,” lanjut pernyataan resmi tersebut.
Ungkapan ini menegaskan perpisahan dilakukan secara profesional dan penuh penghormatan. Dari enam nama tersebut, tiga di antaranya berstatus pemain asing yang cukup dikenal publik sepak bola nasional. Diego Mauricio, Dejan Tumbas, dan Dime Dimov kini resmi angkat kaki dari Surabaya.
Keputusan mencoret tiga bintang asing sekaligus langsung memantik perhatian Bonek. Banyak pendukung Persebaya Surabaya menilai langkah ini sebagai bagian dari rencana besar Bernardo Tavares memperkuat fondasi tim.
“InTavaresWeTrust!✊????????,” tulis salah satu Bonek di kolom komentar. Dukungan ini menunjukkan kepercayaan suporter terhadap arah kebijakan sang pelatih.
Sebagian Bonek memilih menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemain yang dilepas. Mereka mengapresiasi usaha para pemain meski kebersamaan harus berakhir lebih cepat.
“Terima kasih @dejant19 @di_mauricio_ @dimedimov @rendysroyer @rizkydwi.99 @radityamaheswara sukses di klub barumu????,” ujar salah satu Bonek.
Pesan tersebut menggambarkan kedewasaan suporter dalam menyikapi dinamika tim. Ucapan perpisahan juga datang dalam nada singkat namun hangat. Banyak Bonek berharap para pemain mendapatkan karier yang lebih baik di tempat baru.
“Good luck boys ????,” tulis seorang Bonek. Pesan sederhana ini menjadi simbol dukungan tanpa syarat dari tribun.
Komentar lain bernada serupa terus mengalir. Atmosfer perpisahan terasa penuh respek dan jauh dari kesan negatif.
“Terima Kasih buat semuanya, kalian keren dan sukses ditempat baru,” ujar salah satu Bonek. Ungkapan ini memperlihatkan kuatnya ikatan emosional antara suporter dan pemain.
Harapan agar para pemain segera menemukan pelabuhan baru juga disampaikan. Bonek menunjukkan sikap dewasa dengan menerima keputusan klub.
“Semoga betah di klub barumu????,” tulis komentar lain. Kalimat singkat itu menjadi penutup manis dari sebuah fase yang telah berlalu.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
