
Insiden tendangan kungfu di Liga 4 Jogjakarta terjadi dalam duel Kafi FC vs UAD FC. (Istimewa)
JawaPos.com - Kafi FC Jogja buka suara menanggapi insiden tendangan kungfu yang dilakukan salah satu pemainnya kepada pemain Universitas Ahmad Dahlan (UAD) FC. Manajemen tim menganggap kejadian itu murni kecerobohan dan bukan tindakan yang disengaja.
Tendangan kungfu kembali terjadi di Liga 4 Indonesia. Setelah muncul di Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur, kali ini insiden datang dari Liga 4 Piala Gubernur Jogjakarta dalam duel Kafi FC Jogja vs UAD FC di lapangan Sitimulyo, Jogjakarta, pada Selasa (6/1).
Insiden itu muncul pada menit ke-73 saat Kafi Jogja FC sedang unggul tipis 1-0 atas UAD FC. Dalam momen yang terekam jelas kamera, pemain Kafi Jogja bernomor punggung dua melepaskan tendangan kungfu ke arah wajah pemain UAD FC bernomor punggung 24.
Tendangan tersebut mengarah langsung ke kepala dan wajah pemain UAD FC, Amirul yang sedang berebut bola. Benturan keras membuat Amirul langsung terjatuh dan tergeletak di lapangan sambil memegangi pipinya.
Tindakan pemain Kafi FC itu memicu reaksi keras dari pemain UAD FC dan penonton yang menyaksikan langsung di lapangan. Mereka berpandangan aksi itu sangat berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan pemain.
Cuplikan videonya pun menyebar luas dengan cepat. Kafi FC Jogja viral di media sosial hingga akhirnya mereka membuat pernyataan resmi pada Selasa malam.
"Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, kami dari manajemen tim Kafi Jogja memohon maaf kepada tim UAD FC, pemain UAD FC mas Amirul, PSSI, dan seluruh pencinta sepakbola tanah air atas insiden pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang pemain kami saat pertandingan lanjutan kompetisi Liga 4 Piala Gubernur DIY, di Lapangan Sitimulyo, Selasa sore tadi," tulis Kafi FC dalam Instagram resminya.
Manajemen klub mengklaim pemain Kafi FC yang melakukan pelanggaran tersebut tidak berniat untuk mencederai lawan. Namun manajemen telah mengambil tindakan dengan menegur keras pemain yang bersangkutan.
"Perlu kami sampaikan pemain kami tidak ada niatan untuk sengaja mencederai lawan. Pemain kami melakukan kecerobohan saat berusaha menyapu bola dengan menaikkan kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain UAD FC mas Amirul," tulis Kafi FC.
"Dari manajemen dan tim pelatih sudah memberi teguran keras kepada pemain yang bersangkutan," tambah manajer klub.
Manajemen dan pemain Kafi FC pun berencana untuk melakukan silaturahmi kepada Amirul dan keluarga serta tim UAD FC untuk memohon maaf secara langsung.
"Sekali lagi, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden ini dan berharap tidak terulang di kemudian hari," tutup manajer tim.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
