Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Januari 2026 | 19.18 WIB

Bernardo Tavares dan Misi Mustahil Persebaya Surabaya jelang 100 Tahun Green Force

Bernardo Tavares siap perlahan wujudkan mimpi Bonek melihat Persebaya Surabaya juara . (Persebaya Surabaya) - Image

Bernardo Tavares siap perlahan wujudkan mimpi Bonek melihat Persebaya Surabaya juara . (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Jelang 100 Tahun Persebaya Surabaya pada 2027, Bernardo Tavares paham apa yang diinginkan Bonek dan datang dengan kesadaran penuh atas besarnya sejarah klub. Momen pergantian tahun 2026 menjadi awal langkahnya sebagai pelatih kepala Green Force di tengah harapan besar suporter.

Bernardo mengambil alih Persebaya Surabaya saat kompetisi Super League 2025/2026 sudah berjalan setengah musim hingga pekan ke-16.

Tantangan langsung menantinya pada pekan ke-17 saat Persebaya Surabaya menghadapi Malut United dalam laga debutnya musim ini.

Sejak awal, pelatih asal Portugal itu menegaskan pentingnya peran suporter dalam perjalanan tim.

“Suporter bisa berada di sana (stadion dan mendukung kami), karena itu sangat penting. Mari kita pergi bersama-sama untuk membangun sesuatu yang istimewa.”

Ia memahami atmosfer sepak bola Indonesia sarat dengan tekanan dan ekspektasi tinggi. Bernardo melihat Persebaya Surabaya bukan sekadar klub besar, melainkan simbol kebanggaan dengan beban sejarah panjang.

“Kita tahu bahwa ada banyak tim dengan pemain yang bagus, dengan suporter yang bagus juga. Tapi Persebaya akan mencapai 100 tahun, tahun depan, jadi kita harus bekerja keras.”

“Dan suporter adalah bagian penting untuk membantu gigantis (tim raksasa) ini. Bagi saya, Persebaya adalah gigantis, karena kali terakhir mereka menang adalah tahun 2004.”

Pernyataan itu menjadi penegasan misi yang diembannya tidak ringan. Penantian panjang selama lebih dari dua dekade tanpa gelar liga menjadi latar tekanan yang ia pahami sepenuhnya.

Bernardo juga menyoroti aspek nonteknis yang menurutnya sudah dimiliki Persebaya Surabaya. Ia menilai fondasi klub cukup kuat untuk membangun prestasi secara berkelanjutan.

“Apa yang saya lihat adalah Persebaya memiliki fasilitas yang baik, dengan lingkungan yang baik, memiliki stadion, dan apa yang saya rasa kita butuhkan? Stabilitas.” Kata stabilitas menjadi benang merah dari seluruh pandangannya.

Ia tidak menutup mata terhadap risiko kekalahan dan kesalahan yang pasti terjadi dalam proses. Bernardo meminta Bonek bersabar dan tetap berdiri bersama tim dalam situasi apa pun.

“Stabilitas. Saya akan kalah di pertandingan, pemain akan kalah di pertandingan, kita akan membuat kesalahan.”

“Sangat penting bagi suporter mendukung kita agar kita bisa menang, karena jika kita bisa menang, kadang-kadang kita juga akan kalah.”

Menurutnya, atmosfer positif menjadi energi utama untuk mengangkat performa tim. Dukungan yang konsisten diyakini mampu membantu pemain bangkit di saat sulit.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore