
Bernardo Taveres punya tugas berat bawa Persebaya Surabaya raih gelar juara. (PSM Makassar)
JawaPos.com—Jejak pelatih berpengalaman di Persebaya Surabaya selalu menarik diikuti. Sejak era Alfredo Vera hingga Paul Munster, kini memasuki fase baru bersama Bernardo Tavares. Klub kebanggaan Bonek ini kembali menaruh harapan besar pada sosok pelatih asing berpengalaman demi menjaga tradisi prestasi di super league.
Persebaya Surabaya resmi mengumumkan pelatih baru sebagai suksesor Eduardo Perez dengan menunjuk juru taktik asal Portugal, Bernardo Tavares. Pelatih berusia 45 tahun itu dijadwalkan segera tiba di Kota Pahlawan untuk memulai petualangan barunya bersama Green Force.
Bernardo Tavares bukan nama asing di sepak bola Indonesia karena sebelumnya menangani PSM Makassar. Pengalamannya membawa PSM meraih gelar juara Super League 2022/2023 menjadi modal penting menghadapi tekanan besar di Surabaya.
Kepastian bergabungnya Bernardo Tavares diumumkan langsung melalui akun media sosial resmi klub. Persebaya Surabaya menegaskan kehadiran pelatih anyar ini sebagai bagian dari rencana jangka panjang klub.
Dalam pengumuman tersebut, manajemen juga menyampaikan detail mengenai struktur tim kepelatihan. Bernardo Tavares dipastikan membawa seorang asisten, namun tetap mempertahankan komposisi staf yang sudah ada.
"Coach Bernardo Tavares is Green. Dia akan tiba di Surabaya dengan membawa seorang asisten. Seluruh tim kepelatihan yang ada saat ini, juga akan terus men-support Coach Tavares di Persebaya," tulis akun Instagram @officialpersebaya dikutip Selasa (23/12).
Video pengumuman tersebut juga menampilkan pernyataan langsung dari sang pelatih. Bernardo Tavares memastikan dirinya segera tiba dan siap bekerja bersama Persebaya Surabaya.
"Halo Indonesia. Surabaya, saya datang. Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya. Terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondisi dan situasi saya. Tapi sekarang saya bisa memastikan bahwa saya akan segera berada di Surabaya," kata dia dalam bahasa Inggris.
Kehadiran Bernardo Tavares memperpanjang daftar pelatih berpengalaman yang pernah menangani Persebaya Surabaya. Sebelumnya, klub ini dikenal berani mempercayakan tim pada pelatih dengan rekam jejak kuat dan visi jelas.
Alfredo Vera menjadi salah satu pelatih asing yang meninggalkan kesan penting. Dia membawa Persebaya Surabaya menjuarai Liga 2 (kini bernama Championship) dengan catatan 18 pertandingan, lima kemenangan, tujuh hasil imbang, dan enam kekalahan.
Di bawah Alfredo Vera, Persebaya Surabaya mencetak 26 gol dan kebobolan 26 gol dengan total 22 poin. Rata-rata poin 1,22 cukup untuk mengantar Green Force kembali ke kasta tertinggi.
Era berikutnya diisi Djadjang Nurdjaman yang membawa stabilitas kompetitif. Dalam 41 pertandingan, dia mengoleksi 21 kemenangan, 10 imbang, dan 10 kekalahan dengan finis di peringkat kelima.
Produktivitas tim meningkat signifikan pada masa Djadjang Nurdjaman. Persebaya Surabaya mencetak 99 gol, kebobolan 49 gol, mengumpulkan 73 poin, dan mencatat rata-rata poin 1,78.
Aji Santoso kemudian melanjutkan tongkat estafet dengan periode terpanjang. Dia memimpin Persebaya Surabaya dalam 91 pertandingan dengan hasil 43 kemenangan, 22 imbang, dan 26 kekalahan.
Di era Aji Santoso, Persebaya Surabaya finis sebagai runner-up kompetisi. Tim mencetak 147 gol, kebobolan 112 gol, meraih 151 poin, dan menjaga rata-rata poin di angka 1,66.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
