
Pertemuan CEO PSIS Datu Nova dengan Wali Kota Semarang didampingi Fariz Julinar dan Wareng. (www.instagram.com).
JawaPos.com-CEO baru PSIS Semarang Datu Nova Fatmawati bersama sang suami Fariz Julinar melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Senin (15/12).
Pertemuan berlangsung di Balai Kota Semarang dan menjadi langkah awal membangun komunikasi antara manajemen klub dan pemerintah daerah. Silaturahmi ini dimaknai sebagai kulonuwun Datu Nova setelah resmi mengemban amanah sebagai CEO PSIS Semarang setelah mengakusisi saham mayoritas tim dari keluarga Sukawi.
Lebih dari sekadar perkenalan, pertemuan tersebut juga membahas sinergi dan kolaborasi antara klub kebanggaan Kota Semarang dengan Pemkot. Khususnya dalam mendukung kemajuan sepak bola dan olahraga di ibu kota Jawa Tengah.
Dalam suasana yang cair dan penuh keakraban, pertemuan ini menjadi komitmen CEO PSIS yang baru untuk membawa PSIS Semarang dikelola secara profesional dan terbuka.
Dukungan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat. Mulai dari pembinaan pemain muda hingga pengelolaan pertandingan yang aman dan nyaman bagi suporter.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyambut baik kehadiran manajemen baru PSIS. PSIS bukan hanya klub sepak bola, tetapi juga sudah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan warga Semarang bahkan Jawa Tengah.
Karena itu, komunikasi yang baik antara klub dan pemerintah perlu terus dijaga agar PSIS dapat berkembang secara berkelanjutan.
Pertemuan ini juga dihadiri Ketua Panser Biru, Wareng. Kehadiran perwakilan suporter menegaskan bahwa PSIS Semarang dibangun atas kebersamaan tiga elemen utama. Yakni manajemen, pemerintah daerah, dan suporter.
Panser Biru selama ini dikenal sebagai pendukung setia yang aktif mengawal perjalanan PSIS, baik di kandang maupun tandang. Melalui akun Instagram pribadi @kepareng_wareng, Wareng membagikan cerita singkat usai pertemuan tersebut.
“Enaknya punya bos, tidak ada capeknya buat PSIS. Tadi malam habis ketemu Anto Van Java, tahu-tahu tadi silaturahmi kulonuwun sama Bu Wali. Pokoknya Wareng siap kawal ke mana pun Mbak Datu dan Mas Fariz,” tutur Wareng.
Unggahan tersebut mendapat respons positif dari warganet dan pendukung PSIS. Banyak yang berharap, kepemimpinan Datu Nova sebagai CEO PSIS Semarang mampu membawa energi baru, prestasi yang lebih baik, serta hubungan yang harmonis dengan semua pihak.
Dengan dimulainya komunikasi intens antara manajemen PSIS dan Pemkot Semarang, publik menaruh harapan besar agar Laskar Mahesa Jenar tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga menjadi contoh klub profesional yang tumbuh bersama kotanya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
