
Suporter Malut United saat konvoi di sepanjang jalan Kota Ternate, Jumat (12/12). (Abdul Fatah/Antara)
JawaPos.com–Local Organizing Committee (LOC) Malut United menyatakan, laga Malut United dan Persib Bandung dipastikan berlangsung tanpa kehadiran suporter tim tamu. Pertandingan tunda pekan ke-13 Super League 2025/2026 digelar di Ternate pada Minggu (14/12).
”Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Kieraha (GKR), itu menjadi salah satu partai yang mendapatkan perhatian khusus dari penyelenggara lantaran aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi kompetisi, dan suporter tamu tidak diizinkan hadir,” kata Ketua LOC Malut United Maurice Tuguis seperti dilansir dari Antara, Jumat (12/12).
Dia mengatakan keputusan untuk melarang suporter tamu hadir bukan langkah yang diambil secara sepihak. Melainkan bagian dari mekanisme penyelenggaraan kompetisi profesional yang menempatkan aspek keamanan sebagai prioritas utama.
”Keputusan ini diambil demi memastikan kelancaran pelaksanaan pertandingan, menjaga keamanan, serta menciptakan suasana kompetisi yang kondusif dan sportif bagi semua pihak,” ujar Maurice Tuguis.
LOC Malut United menegaskan, larangan tersebut mengacu pada Pasal 5 Ayat 7 Regulasi Super League 2025/26 serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Ketentuan ini diperkuat dengan rekomendasi resmi pihak keamanan demi meminimalkan potensi gangguan selama pertandingan berlangsung.
Dia menekankan, Persib Bandung sebagai klub tamu diharapkan dapat meneruskan informasi resmi tersebut kepada seluruh elemen pendukung mereka. Baik komunitas suporter resmi maupun tidak resmi, agar tidak terjadi pelanggaran di hari pertandingan.
Maurice menjelaskan, pelanggaran terhadap ketentuan larangan suporter tamu dapat menimbulkan sanksi disiplin dari Komite Disiplin PSSI. Sanksi tersebut tidak hanya berdampak pada klub, tetapi juga dapat merugikan kelompok suporter yang terlibat.
”Aturan ini bukan sekadar imbauan, tetapi memiliki konsekuensi nyata. PSSI melalui Komite Disiplin akan menetapkan sanksi tegas berupa denda finansial yang dapat merugikan klub maupun kelompok suporter,” terang Maurice Tuguis.
Meski demikian, Maurice menegaskan, aturan tersebut tidak berlaku bagi warga Jawa Barat yang berdomisili di Ternate maupun wilayah Maluku Utara. Mereka tetap diperbolehkan datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan, selama mematuhi semua regulasi dan menghindari atribut resmi yang berpotensi dikategorikan sebagai identitas suporter tim tamu.
”LOC menyampaikan terima kasih kepada warga Jawa Barat yang akan menyaksikan Persib Bandung di Gelora Kieraha. Namun kita semua harus tetap menaati seluruh ketentuan dalam kompetisi Super League demi keamanan bersama,” tutur Maurice Tuguis.
Pertandingan Malut United vs Persib Bandung diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim tengah bersaing ketat di papan klasemen super league. Dukungan penuh publik Maluku Utara diyakini akan memberikan motivasi tambahan bagi Malut United untuk menjaga tren positif mereka di kandang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
