Lini serang Persebaya Surabaya diprediksi makin seret saat hadapi Borneo FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Prediksi performa Persebaya Surabaya lawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026 kian mengerucut pada satu isu utama: seretnya aliran gol tanpa dinamo di lini tengah. Green Force menghadapi laga ini dalam kondisi pincang dan tertekan karena kehilangan dua motor serangan yang selama ini menjadi penggerak ritme permainan.
Persebaya Surabaya bakal tampil tanpa kapten Bruno Moreira yang terkena akumulasi kartu kuning. Sosok asal Brasil tersebut selama ini menjadi tumpuan serangan dan penghubung antar lini dalam setiap transisi.
Absennya Bruno memutus banyak pola yang biasa dimainkan Persebaya Surabaya karena kontribusinya sangat stabil sepanjang musim.
Dengan torehan 5 gol dan 5 assist dari 13 laga, Bruno merupakan figur yang tak tergantikan dalam situasi menyerang.
Kehilangan Persebaya Surabaya makin terasa karena Francisco Rivera juga tidak bisa tampil akibat sanksi kartu merah. Rivera merupakan gelandang kreatif yang kerap menjadi pemain pertama dalam proses penciptaan peluang Green Force.
Rivera sudah menyumbang 3 gol dan 3 assist dari 10 pertandingan yang dijalani, yang menunjukkan pentingnya peran dia dalam memecah kebuntuan.
Tanpa Rivera, Persebaya Surabaya kehilangan pemain yang mampu memegang bola, mengatur tempo, dan membongkar pertahanan rapat lawan.
Ketiadaan kedua pemain asing tersebut membuat daya gedor Persebaya Surabaya turun drastis di saat tim sedang butuh kemenangan.
Green Force bahkan hanya mampu bermain imbang 1-1 dalam empat laga terakhir yang menunjukkan betapa stagnannya serangan mereka.
Situasi sulit ini semakin rumit karena Persebaya Surabaya belum memiliki pelatih kepala definitif setelah pemecatan Eduardo Perez.
Posisi tersebut sementara diemban Uston Nawawi yang harus memutar otak di tengah skuad yang terbatas.
Caretaker Uston memikul beban berat untuk menjaga stabilitas permainan tim yang belum kunjung meningkat. Ia harus menemukan formula baru di lini tengah tanpa dua kreator utama yang biasanya menjadi poros serangan.
Beban tersebut semakin berat karena lawan kali ini adalah pemuncak klasemen sementara Borneo FC.
Meskipun sedang mengalami tren menurun dengan dua kekalahan beruntun dari Bali United dan Persib Bandung, Borneo tetap tim dengan kualitas lini serang mumpuni.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
