Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Desember 2025 | 18.19 WIB

Prediksi Performa Persebaya Surabaya Lawan Borneo FC! Potensi Makin Seret Gol Tanpa Dinamo di Lini Tengah

Lini serang Persebaya Surabaya diprediksi makin seret saat hadapi Borneo FC. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Prediksi performa Persebaya Surabaya lawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026 kian mengerucut pada satu isu utama: seretnya aliran gol tanpa dinamo di lini tengah. Green Force menghadapi laga ini dalam kondisi pincang dan tertekan karena kehilangan dua motor serangan yang selama ini menjadi penggerak ritme permainan.

Persebaya Surabaya bakal tampil tanpa kapten Bruno Moreira yang terkena akumulasi kartu kuning. Sosok asal Brasil tersebut selama ini menjadi tumpuan serangan dan penghubung antar lini dalam setiap transisi.

Absennya Bruno memutus banyak pola yang biasa dimainkan Persebaya Surabaya karena kontribusinya sangat stabil sepanjang musim.

Dengan torehan 5 gol dan 5 assist dari 13 laga, Bruno merupakan figur yang tak tergantikan dalam situasi menyerang.

Kehilangan Persebaya Surabaya makin terasa karena Francisco Rivera juga tidak bisa tampil akibat sanksi kartu merah. Rivera merupakan gelandang kreatif yang kerap menjadi pemain pertama dalam proses penciptaan peluang Green Force.

Rivera sudah menyumbang 3 gol dan 3 assist dari 10 pertandingan yang dijalani, yang menunjukkan pentingnya peran dia dalam memecah kebuntuan.

Tanpa Rivera, Persebaya Surabaya kehilangan pemain yang mampu memegang bola, mengatur tempo, dan membongkar pertahanan rapat lawan.

Ketiadaan kedua pemain asing tersebut membuat daya gedor Persebaya Surabaya turun drastis di saat tim sedang butuh kemenangan.

Green Force bahkan hanya mampu bermain imbang 1-1 dalam empat laga terakhir yang menunjukkan betapa stagnannya serangan mereka.

Situasi sulit ini semakin rumit karena Persebaya Surabaya belum memiliki pelatih kepala definitif setelah pemecatan Eduardo Perez.

Posisi tersebut sementara diemban Uston Nawawi yang harus memutar otak di tengah skuad yang terbatas.

Caretaker Uston memikul beban berat untuk menjaga stabilitas permainan tim yang belum kunjung meningkat. Ia harus menemukan formula baru di lini tengah tanpa dua kreator utama yang biasanya menjadi poros serangan.

Beban tersebut semakin berat karena lawan kali ini adalah pemuncak klasemen sementara Borneo FC.

Meskipun sedang mengalami tren menurun dengan dua kekalahan beruntun dari Bali United dan Persib Bandung, Borneo tetap tim dengan kualitas lini serang mumpuni.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore