
PSIM Jogjakarta akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (22/11) pukul 15.30 WIB. (Andreas Fitri Atmoko/Antara)
JawaPos.com–PSIM Jogjakarta berkekuatan penuh saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026. Laga dimainkan di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (22/11) pukul 15.30 WIB.
Salah satu pemain mereka, Rakhmatsho Rakhmatzoda, yang pada laga terakhir melawan Persis Solo menderita cedera ringan, kini dipastikan sudah fit dan siap tampil.
”Setelah lawan Persis Solo, dia (Rakhmatsho) memang mengeluhkan ketidaknyamanan di hamstring. Karena itu, kemarin kami fokus memberikan perawatan pada kakinya,” ungkap Dokter Tim PSIM Hansel dikutip dari laman resmi klub seperti dilansir dari Antara, Jumat (21/11).
“Saat ini kondisinya sudah pulih, seharusnya besok sudah bisa bermain,” kata dia menambahkan.
Tak hanya Rakhmatsho, Ezequiel Vidal dipastikan kembali tampil membela Laskar Mataram. Dia sudah menyelesaikan hukuman akumulasi kartu melawan Persis.
Duo penggawa timnas U-22 Indonesia, Raka Cahyana dan Cahya Supriadi, juga tak akan berhalangan pada laga nanti. Keduanya masih terikat dalam pemusatan latihan skuad Garuda Muda sampai akhir bulan ini untuk persiapan SEA Games 2025 Thailand.
Raka dan Cahya adalah pilar inti Laskar Mataram. Karena itu keduanya diizinkan oleh pelatih Indra Sjafri untuk kembali ke klubnya, sebelum bergabung lagi bersama Garuda Muda di SEA Games 2025.
”Jadi, pemain yang saat ini masih cedera tinggal Donny (Warmerdam) saja. Itu pun sudah masuk tahap pemulihan pasca cedera,” ungkap Hansel.
Sementara itu, meski skuadnya dalam kondisi bugar, pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel, enggan jemawa. Dia menegaskan tidak ingin memandang remeh lawan Bhayangkara yang sama-sama berstatus sebagai tim promosi seperti Laskar Mataram.
Kedua tim saat ini ada di peringkat 5-6 dengan hanya selisih satu poin. PSIM ada di peringkat kelima dengan 19 poin, sementara Bhayangkara menghuni peringkat keenam dengan 18 poin.
”Anda bisa melihat Bhayangkara bermain bagus, jadi kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Tidak ada pertandingan yang mudah di (Super League) Indonesia,” ujar Van Gastel.
”Semua pertandingan menurut saya tidak ada bedanya. Apakah itu melawan tim promosi atau tim juara, semua laga sama pentingnya bagi saya,” tegas pelatih asal Belanda itu.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
