
Divaldo Alves siap bawa PSBS Biak kalahkan Persebaya Surabaya. (Dok. PSBS Biak)
JawaPos.com - PSBS Biak akan dijamu PSM Makassar pada pekan ke-13 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (21/11) sore nanti. Tim berjuluk Badai Pasifik bahkan tak ragu sesumbar merebut poin maksimal dari tuan rumah, meski sudah pasti tidak akan mudah untuk dilakukan.
PSBS sedang dalam tren bagus jelang laga lawan PSM Makassar. Pekan lalu, mereka menang 2-1 atas tim kuat Persita Tangerang. Kemenangan itu terbilang dramatis karena PSBS lebih dahulu tertinggal 0-1. Sekaligus tercatat sebagai kemenangan perdana di kandang musim ini.
Pelatih PSBS, Divaldo Alves, mengaku ada tantangan berat yang harus ditaklukkan di pertandingan sore nanti. Yaitu mengantisipasi bola set piece PSM Makassar. Pelatih asal Portugal itu menilai, PSM sangat kuat pada skema bola udara. Apalagi, ada banyak pemain dengan postur tinggi.
Keunggulan ini sudah dimiliki PSM Makassar sejak beberapa musim terakhir. “Set piece PSM dalam tiga tahun terakhir sangat kuat, dari coach Bernardo sampai pelatih sekarang. Kita sudah lihat videonya Yuran sama Neto sangat aktif, set piece corner sangat kuat,” ulas Divaldo.
Untuk mengantisipasi duel bola atas, lanjut Divaldo, PSBS mengandalkan dua pemainnya yang juga punya postur tinggi. Yaitu Sandro Aribal dan Mohcine Hasan. Keduanya akan menjadi lawan sepadan Neto dan Yuran untuk memenangkan bola udara.
“Kami juga memiliki beberapa pemain dengan postur tinggi. Mudah-mudahan besok kami bisa menang dalam situasi set piece. Dan, semoga kami dapat menang dari PSM Makassar,” kata Divaldo.
Sementara bek tengah PSBS Biak, Nurhidayat, mengakui laga melawan PSM Makassar cukup emosional baginya. Alasannya jelas! Nurhidayat adalah pesepakbola asli kelahiran Makassar.
Dia juga pernah berseragam PSM Makassar di kompetisi profesional selama semusim. Waktu itu, Nurhidayat promosi ke skuad senior bersama Muhammad Arfan dan Asnawi Mangkualam. Nurhidayat kemudian memilih berkarier ke beberapa klub elite di Indonesia.
Eks Timnas U-19 dan U-23 ini bahkan pernah melanglang buana ke Liga Filipina. PSM Makassar pula yang mengantarnya ke panggung sepak bola nasional dan internasional. “Pasti pertandingan ini cukup emosional bagi saya. Karena saya asli Sulawesi Selatan dan juga pernah bermain untuk PSM Makassar,” kata Nurhidayat saat sesi Prematch Press Conference usai Official Training di Stadion BJ Habibie.
Meski akan menghadapi sang mantan, Nurhidayat berjanji tampil profesional. Ia mengabaikan perasaannya dan siap memenangkan Badai Pasifik. Melanjutkan tren positif setelah di pekan sebelumnya meraih kemenangan penting atas tim kuat Persita Tangerang.
Termasuk siap berduel dengan sahabat karibnya di PSM Makassar, Muhammad Arfan. “Saya sekarang pemain PSBS Biak. Jadi saya profesional siap untuk memenangkan PSBS Biak. Saya sudah tidak sabar melawan Arfan di pertandingan. Tapi, setelah itu saya sudah berencana bertukar jersey dengan dia,” tutup pesepakbola kelahiran 5 April 1999 ini.
Nurhidayat sendiri menjadi pilihan pertama PSBS Biak di Super League 2025/2026. Buktinya, pemilik nomor punggung 5 tersebut bermain reguler di sepuluh pertandingan terakhir. Kemampuan bertahan Nurhidayat cukup komplet. Selain berposisi asli sebagai bek tengah, dia juga cukup fasih bermain sebagai bek kiri atau bek kanan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
