
Paulinho Moccelin siap bikin Aremania full senyum di laga Persebaya Surabaya vs Arema FC. (Arema FC)
JawaPos.com—Selain Dalberto, empat pemain Arema FC disebut siap membuat pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez pulang ke Spanyol jika Green Force kembali kalah di kandang sendiri. Keyakinan ini menguat karena performa tandang Singo Edan sedang berada pada level yang sulit dihentikan menjelang derby Jatim, pada 22 November 2025.
Arema FC datang ke Persebaya Surabaya dengan status salah satu tim tandang paling tangguh di Super League 2025/2026. Catatan lima laga tanpa kekalahan di markas lawan membuat mental para pemain terangkat saat memasuki atmosfer panas Stadion Gelora Bung Tomo.
Pelatih Arema FC Marcos Santos memahami sulitnya menjaga rekor tersebut. Terutama dalam laga sarat tekanan seperti derby Jatim lawan Persebaya Surabaya.
“Menuju laga lawan Persebaya, kita perkuat mental. Sehingga, melawan Persebaya di Surabaya, kita lebih siap," tegas Marcos Santos soal pentingnya kesiapan mental.
Arema FC telah mengoleksi sembilan poin dari dua kemenangan dan tiga hasil imbang di lima laga tandang. Dua kemenangan mereka petik di kandang PSM Makassar dan Semen Padang. Sementara tiga hasil imbang hadir saat menghadapi PSIM Jogjakarta, Persijap Jepara, dan Persis Solo.
Marcos menilai keberhasilan mempertahankan rekor tandang bukan hanya hasil taktik, tapi juga kekuatan mental. Dia menegaskan lagi pentingnya fokus penuh.
“Kami harus siap secara mental,” ujar dia menandakan betapa beratnya tekanan laga besar ini.
Ketenangan dan disiplin menjadi fondasi yang ingin terus dijaga Marcos agar Arema tetap solid saat bermain jauh dari Malang. Dia meminta para pemain memaksimalkan momen kecil karena derby selalu menentukan lewat detail-detail tipis.
Momentum positif itu membuat Arema percaya diri menghadapi Persebaya Surabaya yang sedang berada dalam tekanan besar dari pendukungnya. Kemenangan bukan hanya memperpanjang rekor tandang, tetapi bisa meningkatkan posisi Arema sekaligus membuat situasi Eduardo Perez semakin genting.
Dalberto memang berstatus pemain dengan rating tertinggi 7.87. Namun fokus kini tertuju pada empat pemain lain yang konsisten tampil impresif.
Mereka adalah pemain yang bisa memberi pengaruh besar dan berpotensi membuat Perez menghadapi konsekuensi berat jika Persebaya Surabaya kembali gagal menang di kandang.
Paulinho Moccelin dengan rating 7.55 menjadi pemain yang paling siap mendampingi Dalberto dalam membongkar pertahanan Persebaya Surabaya.
Mobilitasnya tinggi dan kemampuannya mengalirkan bola kerap menjadi awal dari peluang berbahaya Arema.
Valdeci yang mencatat rating 7.07 juga membawa ancaman besar dengan gaya bermain agresif. Dia mampu membuka ruang bagi Dalberto, tetapi juga sering menciptakan peluang untuk dirinya sendiri lewat pergerakan tak terduga.
Matheus Blade yang mengantongi rating 7.04 menjadi pengontrol tempo Arema di lini tengah. Kemampuannya menjaga ritme permainan sangat penting ketika laga berlangsung intens dan penuh tekanan dari tribun Surabaya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
