
Arema FC siap tampil habis-habisan jelang hadapi Persebaya Surabaya, Sabtu (22/11). (Arema FC)
JawaPos.com—General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyampaikan pernyataan resmi klub terkait perkembangan terbaru Hak Merek logo dan penamaan klub jelang bentrok besar kontra Persebaya Surabaya.
Dia mengapresiasi respons publik yang makin menguat, seraya menyebut dukungan Aremania sebagai dorongan vital bagi eksistensi klub saat memasuki fase kompetisi yang krusial.
Yusrinal menegaskan komitmen manajemen Arema FC di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) dalam memperkuat dasar hukum klub.
“Penetapan Hak Merek ini adalah langkah legal yang sangat penting untuk memberikan kepastian dan landasan operasional klub ke depan,” ujar Yusrinal, sembari menambahkan keputusan ini menjadi penegasan posisi Arema FC dalam peta sepak bola nasional.
Pernyataan resmi tersebut muncul di tengah ramainya desakan Aremania terkait penggunaan logo Singa Bertindik yang mereka klaim sebagai identitas asli Ongis Nade.
Suara itu menggema di unggahan sesi latihan Arema FC pada 14 November 2025, hanya satu pekan sebelum derbi panas digelar di Stadion Gelora Bung Tomo. Kolom komentar akun resmi Arema FC dibanjiri tagar serupa yang menguatkan aspirasi tersebut.
“Ayooo rekk ramaikan hashtag #logosingabertindik iku baru ongis nade,” tulis salah satu warganet, disusul komentar lain seperti “#LOGOSINGABERTINDIK” dan “#gantilogosingabertindik” yang mengalir tanpa henti.
Fenomena itu mencuat bukan karena kritik terhadap performa skuad, melainkan dorongan emosional terkait simbol kultural Arema FC. Aremania menegaskan Singa Bertindik adalah representasi yang paling merefleksikan sejarah klub dan patut kembali dihadirkan sebagai logo utama.
Situasi makin menarik karena Arema FC dan Persebaya Surabaya sama-sama berada dalam posisi identik di klasemen sementara Super League 2025. Kedua tim mengoleksi 15 poin, sehingga kemenangan akan membuka jalan merangsek ke papan atas pada pekan ke-12.
Laga derbi jilid pertama musim ini pun menjadi sorotan karena diprediksi berlangsung sengit dan penuh tensi. Di sisi lain, Arema FC harus menjaga konsentrasi meski aspirasi terkait identitas klub kembali mengemuka di tengah persiapan pertandingan.
Menanggapi hal tersebut, Yusrinal kembali mengapresiasi dukungan yang datang dari para suporter.
“Kami menyampaikan antusiasme dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan secara formil maupun kultural oleh seluruh Aremania,” tutur dia, menandai betapa pentingnya peran publik dalam perjalanan klub.
Dia menekankan Arema FC selalu berusaha patuh pada seluruh proses hukum yang masih berlangsung.
“Sebagai entitas yang taat hukum, kami berkomitmen menghormati setiap proses hukum dan hak yang dimiliki pihak lain,” kata dia, yang menunjukkan kehati-hatian klub dalam merespons desakan mengenai perubahan logo.
Manajemen Arema FC meminta seluruh pihak menjaga kondusivitas sambil menunggu perkembangan proses hukum terkait.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
