
Tangkapan layar dari unggahan Facebook memperlihatkan Jonathan Khemdee melempar medali perak SEA Games ke tribun Stadion Olimpiade di Phnom Penh, Kamboja, Selasa (16/5) malam.
JawaPos.com – Berpikirlah sebelum melakukan sesuatu. Begitu kira-kira filosofi yang dapat dipetik dari pembelajaran yang dialami bek Thailand, Jonathan Khemdee.
Khemdee sempat menghebohkan karena prilakunya membuang medali perak cabang olahraga sepak bola SEA Games 2023. Aksinya itu menuai beragam kritik, bahkan membuat tiga negara dibuat kesal.
Tak hanya Indonesia yang mengalahkan Thailand di final dengan skor 5-2, tapi juga mempermalukan Thailand hingga Kamboja selaku tuan rumah SEA Games tahun ini.
Karena itu, tindakannya mendapat ganjaran setimpal. Pemain berusia 21 tahun tersebut diberi hukuman larangan bermain seumur hidup di ajang SEA Games. Dia juga ditolak gabung bersama timnas Thailand atas ulahnya tersebut.
Kondisi itu patut disayangkan karena Khemdee merupakan bek potensial milik Negeri Gajah Putih. Pemain kelahiran Surin, Thailand, 9 Mei 2002, itu selalu menjadi andalan negaranya di segala kelompok umur.
Namun, Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) telah membuat keputusan menolak kehadiran Khemdee bergabung bersama timnas, walau sang pemain memberikan klarifikasi atas ulahnya itu lewat media sosial.
"Halo semuanya. Saya memberikan medali perak dan boneka kepada para penggemar, karena saya ingin berterima kasih kepada penggemar yang datang untuk mendukung saya di SEA Games lalu," katanya di Instagram @jkhemdee17.
Sayang, nasi telah menjadi bubur. Khemdee telah mendapat penolakan. Dia bahkan dikabarkan memilih pensiun dini, walau terdengar janggal karena merujuk usianya saat ini.
Tersiar kabar lain bahwa aksinya itu dilakukan karena keinginannya beralih membela timnas Denmark. Tak dapat disangkal Khemdee memiliki hasrat kuat bermain bersama tim Dinamit, apalagi sepak bola Denmark tak asing di matanya.
Sebelum membela Ratchaburi pada 2023, dirinya telah empat tahun bermain di Eropa bersama Odense BK dan Naestved BK. Kemungkinan besar inilah yang menjadi latar belakang dirinya melakukan itu, yakni memperkuat timnas Denmark di masa mendatang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
