
Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Brasil pada laga kedua fase grup Piala Dunia U-17 2025. (Dok: Timnas Indonesia)
JawaPos.com - Bek Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker langsung mengalihkan fokusnya ke laga kedua Piala Dunia U-17 2025 melawan Brasil. Ia menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya pantang gentar dan menyebut peringkat Negeri Samba lebih tinggi tak berarti lebih baik dari Garuda Muda.
Timnas Indonesia U-17 telah melalui pertandingan perdana fase grup Piala Dunia U-17 2025 dengan hasil negatif. Skuad Garuda Muda kalah 1-3 dari Zambia U-17 di lapangan tujuh komplek Doha Sport City atau Aspire Zone, Doha, Qatar, Selasa (4/11).
Kekalahan itu jelas pahit untuk Timnas Indonesia U-17. Tapi Mathew Baker sebagai perwakilan pemain enggan larut dalam hasil negatif tersebut. Masih ada laga lain yang akan dihadapi Garuda Muda di Grup H Piala Dunia U-17-2025.
Salah satunya adalah menghadapi Brasil U-17, lawan terdekat di laga kedua fase grup. Duel tersebut akan berlangsung di arena yang sama pada Jumat (7/11) malam. Pertandingan ini tentu tidak mudah mengingat Brasil U-17 baru saja meraih kemenangan telak 7-0 atas Honduras.
Mathew Baker sadar mengenai kualitas Brasil U-17. Meski dia belum mempelajari banyak mengenai calon lawannya, tapi penggawa Melbourne City itu menegaskan tak akan gentar dalam menatap laga tersebut.
"Kami belum mempelajari banyak hal mengenai Brasil. Kami melangkah laga demi laga. Saya tahu bahwa nanti akan menjadi laga besar," kata Baker dalam FIFA+ usai melawan Zambia U-17.
"Brasil adalah negara sepak bola yang besar dan kami menyadari hal itu. Dan, kami akan mencoba untuk melawannya karena ini sepak bola. Jadi, apapun bisa terjadi," imbuhnya.
Pemain berusia 16 tahun itu tahu bahwa Brasil adalah negara sepak bola. Selain itu di Selecao saat ini memuncaki klasemen grup H, sedangkan Garuda Muda ada di urutan tujuh.
Tapi, Baker tak menganggap spesial. Menurutnya perbedaan posisi tak sepenuhnya jadi patokan level Timnas Indonesia U-17 di bawah Brasil U-17. Dia pun menilai laga lusa akan menjadi kesempatan untuk timnya dapat unjuk kualitas.
"Hanya karena mereka berada di peringkat yang lebih tinggi daripada kami sehingga kami bisa mengatakan mereka lebih baik daripada kami. Tidak masalah, apapun bisa terjadi," ucap Baker.
"Itu menunjukkan betapa besar potensi yang negara ini miliki. Dan di masa depan kita bisa menyaingi negara seperti Brasil," jelasnya menambahkan.
Baca Juga: 5 Pemain Top Persik Kediri Wajib Diwaspadai Persebaya Surabaya! Bisa Bikin Eduardo Perez Terdepak
Baca Juga: Misi Berat Persik Kediri Jamu Persebaya Surabaya! Macan Putih Kalah Tipis dalam Rekor Pertemuan
Bek Timnas Indonesia U-17 Mathew Baker.(Dok. Mathew Baker)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
