
Wareng, ketua Panser Biru bersama Yoyok Sukawi. (Facebook)
JawaPos.com - Pertandingan antara Kendal Tornado FC melawan PSIS Semarang yang dijadwalkan berlangsung Jumat (7/11/2025) di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, dipastikan digelar tanpa penonton. Keputusan ini menuai sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Umum Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng.
Wareng secara terbuka melalui akun instagramnya @kepareng_wareng mengkritik panitia pelaksana (panpel) tuan rumah Kendal Tornado FC yang dinilai kurang siap menggelar laga besar.
Ia menilai alasan pertandingan tanpa penonton terlalu berlebihan dan merugikan suporter.
“Mohon maaf Pak Anto Van Java, suporter PSIS kemarin waktu away ke Sidoarjo kalah juga tidak rusuh, main di Jatidiri kalah 5-0 pun tetap tertib. Masa lawan Kendal Tornado FC diinfo bakal rusuh? Panpel bisa kerja apa tidak? Masak kalah sama panpel PSIS,” ujar Wareng dengan nada kesal.
Lebih lanjut, Wareng menilai keputusan tanpa penonton justru menunjukkan lemahnya koordinasi antara panpel dan pihak keamanan.
Kasat Intel Polrestabes Semarang, Kompol Rohmadi Hartono, dikutip dari instagram @kendaltornado_update mengatakan, "Ya tentu, laga Tornado FC lawan PSIS Semarang tanpa penonton, karena sangat riskan terjadi kericuhan."
"Intinya, suporter Semarang masih punya masalah yang belum selesai dengan manajemen PSIS. Kalau Tornado FC main dengan penonton, dikhawatirkan suporter PSIS justru datang bukan untuk mendukung, tapi mempermalukan tim sendiri. Nah, di situlah kerawanannya," tambahnya.
Ketua Panser Biru Wareng juga menambahkan kritiknya kepada panpel Kendal Tornado FC.
“Katanya pihak kepolisian dan panpel bilang biaya operasional besar, yang nonton sedikit, jadi diputuskan tanpa penonton. Kalau cuma alasan begitu, terus motivasinya apa? Kalau memang antusiasnya besar dan tiket bisa dijual, kenapa tidak dicoba dulu?” tambahnya.
Wareng juga menyindir keputusan tuan rumah yang dianggap tidak percaya diri menghadapi PSIS dengan dukungan suporter lawan.
“Rusuh sama siapa? Cuma nyanyi ‘guk guk’ aja dibilang rusuh. Njenengan tuan rumah kok malah diatur tamu. Kalau tanpa penonton begini, mending sekalian dibalik, PSIS aja yang jadi tuan rumah,” sindirnya.
Pertandingan yang dijadwalkan Jumat (7/11/2025) kick-off pukul 19.00 WIB ini sebenarnya dinilai memiliki daya tarik besar karena mempertemukan dua tim yang sama-sama berasal dari Jawa Tengah dan secara geografis bertetangga. Namun, dengan keputusan tanpa penonton, atmosfer pertandingan diprediksi akan sepi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kendal Tornado FC belum memberikan klarifikasi resmi terkait kritik dari Panser Biru maupun alasan rinci di balik keputusan laga tanpa penonton tersebut. Sementara itu, suporter PSIS berharap pihak kepolisian memberikan izin pertandingan dengan penonton.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
