
Anto van Java dengan Pangeran Brunei. (ig @anto_van_java)
JawaPos.com - Pertemuan menarik terjadi antara bos Kendal Tornado FC, Junianto atau yang akrab disapa Anto Van Java, dengan Pangeran Brunei Darussalam, pemilik klub terbesar di Brunei Duli Pengiran Muda Mahkota FC (DPMM FC).
Klub asal Brunei tersebut saat ini berlaga di Malaysia Super League dan dikenal sebagai tim yang saat ini diperkuat oleh penyerang timnas Indonesia, Ramadhan Sananta.
Kabar ini mencuat setelah Anto Van Java membagikan momen pertemuannya melalui akun Instagram pribadinya, @anto_van_java.
Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan, "Spesial thanks Pangiran Yassin, adik dari Pak Sultan, pemilik klub bola terkemuka yang ada di beberapa negara juga yang mempunyai beberapa perusahaan internasional. Bosnya Ramadhan Sananta juga yang lain".
Unggahan itu sontak menarik perhatian pecinta sepak bola Tanah Air. Pasalnya, pertemuan antara pengusaha asal Kendal itu dan keluarga kerajaan Brunei bisa membuka peluang besar bagi Kendal Tornado FC, tim yang saat ini tampil di kasta kedua Liga Indonesia.
Dalam keterangan tambahan, Junianto juga menulis, "Bismillah ada Royal Brunei, Total Energy, dan lain-lain," yang menandakan adanya potensi kerja sama dengan beberapa perusahaan besar asal Brunei.
Jika benar terealisasi, maka Kendal Tornado FC bisa mendapat suntikan dana segar dari sponsor bertaraf internasional. Dalam pertemuan tersebut, Junianto tidak datang sendiri. Ia ditemani oleh putra keduanya, Fardhan, yang juga menjabat sebagai CEO Kendal Tornado FC.
Momen hangat terlihat ketika Anto Van Java memberikan jersey kandang Kendal Tornado FC berwarna oranye dengan nomor punggung 2 bertuliskan nama Pangiran Anak Haji Mohd Yassin.
Diketahui, selain aktif di dunia sepak bola, Junianto juga merupakan pengusaha sukses yang berdomisili di Surabaya dan memiliki bisnis di Brunei.
Meski awalnya pertemuan tersebut berkaitan dengan urusan bisnis, namun tak menutup kemungkinan kerja sama itu akan melebar ke ranah sepak bola Indonesia.
Banyak yang berharap, langkah ini menjadi pintu awal hadirnya investor asing di klub-klub Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di Indonesia.
Jika Pangeran Brunei benar-benar ikut terlibat dalam kepemilikan Laskar Badai Pamtura, bukan tidak mungkin Kendal Tornado FC akan menjadi salah satu klub dengan dukungan finansial terkuat di sepakbola Indonesia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
