
Persija Jakarta menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10) malam. (Istimewa)
JawaPos.com-Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, tak bisa menyembunyikan senyumnya usai timnya tampil efisien memanfaatkan situasi bola mati saat menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (18/10) malam.
Tiga gol yang dicetak Persija dalam laga tersebut semuanya berawal dari skema bola mati, bukti nyata hasil latihan yang dijalankan dengan serius oleh skuad Macan Kemayoran dalam beberapa pekan terakhir.
Gol pembuka dicetak Dony Tri Pamungkas pada menit ke-21. Bermula dari tendangan bebas yang diolah Allano Lima dan Fabio Calonego, Fabio kemudian mengirim umpan lambung ke area kotak penalti.
Dony yang lepas dari kawalan berhasil menyambut bola dengan sontekan kaki kiri yang menembus gawang Persebaya.
Gol kedua hadir di penghujung babak pertama, tepatnya pada menit 45+3. Berawal dari sepak pojok Allano, bola disundul Gustavo, mengenai tiang, lalu disambar dengan cepat oleh Jordi Amat di depan gawang. Tendangan keras bek naturalisasi itu menggandakan keunggulan Persija sebelum turun minum.
Sementara itu, gol ketiga sekaligus penutup lahir dari titik putih di menit ke-73. Allano yang menjadi eksekutor sukses mengecoh kiper Persebaya lewat sepakan kaki kiri yang mengarah ke sisi kanan gawang.
Usai pertandingan, Mauricio Souza mengaku puas dengan efektivitas timnya dalam memanfaatkan peluang bola mati. Ia menyebut bahwa latihan rutin yang dijalankan anak asuhnya membuahkan hasil manis di laga ini.
“Situasi bola mati seperti itu memang menjadi salah satu materi yang kami latih. Kami berhasil memanfaatkannya untuk mencetak gol,” ujar Mauricio dikutip dari laman resmi persija.id.
Pelatih asal Brasil itu menambahkan, peningkatan kualitas set-piece membuat permainan Persija menjadi lebih beragam dan tidak mudah ditebak lawan.
“Hal itu membuat permainan menjadi lebih mudah bagi kami,” ucap Mauricio menambahkan.
Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Persija meraih tiga poin penting, tetapi juga menunjukkan perkembangan positif dalam efektivitas serangan mereka, terutama dari situasi bola mati, aspek yang kerap menjadi pembeda di pertandingan-pertandingan ketat BRI Super League.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
