
Mauricio Souza optimistis raih kemenangan tandang lawan Dewa United. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho angkat bicara mengenai kepergian Patrick Kluivert dari Timnas Indonesia. Ia enggan berangan-angan soal sosok yang jadi pelatih skuad Garuda berikutnya.
Patrick Kluivert telah angkat dari Timnas Indonesia. Dia diumumkan secara resmi tak lagi menangani Garuda per Kamis (16/10) dengan mekanisme kesepakatan bersama untuk berpisah.
Ridho enggan berbicara banyak mengenai kepergian Patrick Kluivert. Ia merasa keputusan itu muncul kemungkinan besar karena kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Rizky Ridho juga enggan menarik kesimpulan tergesa-gesa. Sebab kegagalan itu juga jadi tanggung jawab para pemain Timnas Indonesia sepenuhnya, bahkan hanya Kluivert sebagai pelatih kepala.
"Coach Patrick juga pelatih bagus. Pergantian ini mungkin hasil dari kemarin beliau gagal, sama kita juga sebagai pemain, jadi beliau dikeluarkan dari Timnas Indonesia," ucap Rizky Ridho usai memperkuat Persija melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (18/10).
Pelengseran Kluivert memang terjadi tepat setelah Timnas Indonesia kalah dari Irak (0-1) pada laga pamungkas grup B putaran keempat kualifikasi. Itu jadi kekalahan kedua setelah sebelumnya Garuda menyerah dari Arab Saudi (2-3).
Timnas Indonesia pun menjadi juru kunci grup B akibat dua kekalahan itu. Dampaknya, mimpi ke Piala Dunia 2026 pupus sepenuhnya. Kegagalan itu pun diakui Ridho menimbulkan kekecewaan seluruh anggota Garuda.
"Tentu semua kecewa, enggak bisa ke Piala Dunia, ini mimpi kita semua," katanya.
"Dari awal sudah bekerja keras dengan ganti pelatih, banyak pemain datang, banyak pemain baru, dan ya kami gagal. Kami akan evaluasi," lanjut Ridho.
Ketika disinggung soal sosok pelatih yang diharapkan untuk jadi nakhoda anyar Timnas Indonesia, eks Persebaya Surabaya itu enggan membeberkannya. Ia memilih untuk menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada PSSI.
"Harapannya semoga (pelatih baru) sukses dan target-target terpenuhi. Kalau itu (sosok seperti apa) saya enggak tahu," jelasnya.
Patrick Kluivert memang tidak cabut sendirian. Seluruh asisten dan jajaran tim kepelatihan serta ofisialnya juga sudah tak lagi jadi bagian Timnas Indonesia.
Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia pun kini kosong. Belakangan muncul sejumlah nama yang dikaitkan jadi juru taktik Garuda seperti mantan pelatih Irak, Jesus Casas (Spanyol) hingga Louis van Gaal, eks pelatih Timnas Belanda.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
