
Leo Lelis dapat rating paling apik di Persebaya Surabaya berkat golnya ke gawang Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com—Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit di kandang sendiri usai dikalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-3 pada laga pekan ke-9 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam. Kekalahan ini bukan hanya soal hasil di papan klasemen, tetapi juga mencerminkan performa inkonsisten sejumlah pemain Green Force di lapangan.
Pelatih Eduardo Perez mencoba berbagai cara agar timnya bisa bangkit. Namun rapor individu para pemain menunjukkan adanya ketimpangan di lini belakang dan serangan.
Dari seluruh pemain yang tampil, Mikael Tata menjadi sorotan dengan nilai terendah 6,6, sedangkan Leo Lelis mencuri perhatian berkat performa solidnya dengan rating tertinggi 8,4.
Laga sendiri berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Persija tampil lebih efektif memanfaatkan peluang di babak pertama, sementara Persebaya Surabaya terlihat kesulitan mengimbangi intensitas permainan lawan.
Tertinggal dua gol, Eduardo Perez mencoba menyegarkan lini depan dengan memasukkan Gali Freitas menggantikan Malik Risaldi. Keputusan ini sempat membawa harapan ketika Mihailo Perovic menjebol gawang Persija di awal babak kedua, tetapi gol itu dianulir wasit karena offside.
Momentum itu gagal dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk membalikkan keadaan. Justru Persija kembali menekan lewat peluang Rizky Ridho di menit ke-51 yang memaksa Ernando Ari melakukan penyelamatan gemilang.
Ernando tampil cukup konsisten di bawah mistar dengan rating 7,1. Dia beberapa kali menggagalkan peluang emas Persija, meski akhirnya harus memungut bola dari gawangnya tiga kali.
Masalah besar muncul di lini belakang. Mikael Tata yang ditempatkan di sisi kanan pertahanan terlihat kesulitan mengimbangi pergerakan pemain cepat Persija dan beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya. Nilai 6,6 menjadi cermin performa yang kurang disiplin dalam menjaga area sendiri.
Rekan duetnya di jantung pertahanan, Dime Dimov, juga tak tampil maksimal dengan rating 6,8. Pemain asal Bulgaria itu sempat terlambat menutup ruang pada gol kedua Persija yang membuat mental tim kian tertekan.
Sebaliknya, Leo Lelis menjadi satu-satunya pemain belakang yang tampil menonjol. Bek asal Brasil itu bukan hanya kokoh dalam duel udara, tapi juga mencetak satu-satunya gol untuk Persebaya Surabaya melalui sundulan tajam di menit ke-77.
Performa impresif Lelis membuatnya pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik Persebaya Surabaya di laga ini. Rating 8,4 menjadi bukti kontribusi besar yang dia berikan, baik dalam bertahan maupun membantu serangan dari bola mati.
Di lini tengah, duet Rachmat Irianto dan Milos Raickovic bekerja keras menjaga keseimbangan permainan. Irianto tampil energik dengan rating 7,5, sering kali menjadi jembatan antara lini belakang dan depan, sedangkan Raickovic mencatat 6,9 karena kurang tajam dalam mendistribusikan bola ke depan.
Francisco Rivera tetap menjadi motor utama serangan Persebaya Surabaya. Gelandang asal Meksiko itu mendapat nilai 8,2 setelah menciptakan assist cantik lewat sepak pojok yang diselesaikan Lelis menjadi gol.
Di sisi sayap, Bruno Moreira dan Malik Risaldi bermain dengan intensitas tinggi namun kurang efisien. Bruno mendapat rating 7,1 karena beberapa kali membuka ruang lewat dribel cepat, sedangkan Malik hanya mendapat 6,7 sebelum akhirnya digantikan Gali Freitas.
Masuknya Gali Freitas di babak kedua sebenarnya membawa perubahan ritme permainan. Dia menciptakan beberapa peluang berbahaya dan melepaskan tembakan jarak jauh di menit ke-58, tetapi kiper Carlos Eduardo tampil gemilang menepis bola tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
