Yakob Sayuri tampil kurang prima saat Timnas Indonesia kalah dari Arab Saudi. (Timnas Indonesia)
JawaPos.com - Indonesia akan menghadapi Irak dalam laga hidup mati Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Ronde 4 Grup B. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Minggu (12/10) pukul 02.30 WIB.
Indonesia tidak boleh kalah jika ingin terus melanjutkan perjuangan untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Jika menang atau seri menghadapi Irak, skuad Garuda belum pasti menjadi runner up atau juara grup.
Inilah simulasi hasil pertandingan yang membuat Indonesia menjadi runner up atau juara grup:
Indonesia menjadi Runner up Grup B
- Indonesia menjadi runner up dengan satu poin
- Jika Indonesia imbang dengan Irak dengan skor berapapun dan Irak kalah dari Arab Saudi dengan selisih satu gol dengan skor dibawah 3-2 (1-0 atau 2-1).
- Jika Indonesia imbang dengan Irak dengan skor berapapun dan Irak kalah dari Arab Saudi dengan selisih satu gol dengan skor 3-2, maka akan dilihat Fairplay Points antara Indonesia dengan Irak. Fairplay Points paling sedikit akan menjadi runner up.
- Jika Indonesia imbang dengan Irak dengan skor berapapun dan Irak kalah dari Arab Saudi dengan selisih satu gol dengan skor 3-2 dan Fairplay Points antara Indonesia dengan Irak sama, maka Indonesia dan Irak akan diundi untuk menentukan posisi runner up.
- Jika Indonesia imbang dengan Irak dengan skor berapapun dan Irak kalah dari Arab Saudi dengan selisih dua gol atau lebih.
2. Indonesia menjadi runner up dengan tiga poin
- Jika Indonesia mengalahkan Irak dengan skor berapapun dan Arab Saudi menang atau imbang menghadapi Irak.
- Jika Indonesia mengalahkan Irak dengan selisih satu gol dan Irak mengalahkan Arab Saudi dengan selisih satu gol, maka penentuan peringkat berdasarkan kriteria dibawah ini:
- Siapa yang mencetak gol lebih banyak, jika masih sama.
- Siapa yang mempunyai Fairplay Points paling sedikit, jika masih sama (saat ini Fairplay Points Indonesia -3, sedangkan Arab Saudi -4).
- Penentuan Peringkat akan ditentukan lewat undian.
- Jika Indonesia mengalahkan Irak dengan selisih dua gol, Indonesia dipastikan mengunci posisi runner up.
Indonesia menjadi Juara Grup B dengan tiga poin
- Jika Indonesia mengalahkan Irak dengan selisih dua gol dan Irak mengalahkan Arab Saudi dengan selisih satu gol.
- Jika Indonesia mengalahkan Irak dengan selisih satu gol dengan skor 2-1 dan Irak mengalahkan Arab Saudi dengan selisih satu gol dengan skor 1-0.
- Jika Indonesia mengalahkan Irak dengan selisih satu gol dengan skor 3-2 dan Irak mengalahkan Arab Saudi dengan selisih satu gol dengan skor dibawah 3-2 (2-1 atau 1-0).
- Jika Indonesia mengalahkan Irak selisih satu gol dengan skor 4-3 atau lebih (5-4, 6-5 dst) dan Irak mengalahkan Arab Saudi selisih satu gol dengan skor dibawah 4-3 (3-2, 2-1, dan 1-0).
- Jika Indonesia mengalahkan Irak dengan selisih satu gol dengan skor 3-2 dan Irak mengalahkan Arab Saudi dengan selisih satu gol dengan skor 3-2, maka siapa yang akan menjadi juara grup akan ditentukan melalui kriteria berikut:
- Siapa yang mempunyai Fairplay Points paling sedikit, jika masih sama.
- Penentuan Peringkat 1,2, dan 3 akan ditentukan lewat undian.
Hasil diatas berdasarkan peraturan FIFA soal penentuan peringkat grup Pasal 11.5
- Jumlah poin terbanyak yang diperoleh di semua pertandingan grup (3 untuk menang, 1 untuk seri, 0 untuk kalah).
- Selisih gol terbesar di semua pertandingan grup.
- Jumlah gol terbanyak yang dicetak di semua pertandingan grup.
Jika dua atau lebih tim masih memiliki peringkat yang sama setelah kriteria 1–3 diterapkan, maka kriteria berikut digunakan:
- Jumlah poin terbanyak yang diperoleh di semua pertandingan di antara tim yang bersangkutan.
- Selisih gol terbesar di semua pertandingan di antara tim yang bersangkutan.
- Jumlah gol terbanyak yang dicetak di semua pertandingan di antara tim yang bersangkutan.
- Jumlah gol terbanyak yang dicetak di kandang lawan di semua pertandingan di antara tim terkait.
- Fairplay Points menggunakan tabel berikut:
Kartu kuning pertama: -1 poin.
Kartu kuning kedua/kartu merah tidak langsung: -3 poin.
Kartu merah langsung: -4 poin.
Kartu kuning dan kartu merah langsung: -5 poin.
Hanya satu skor yang akan diberikan kepada setiap pemain atau ofisial tim dalam setiap pertandingan, misalnya pemain yang menerima kartu kuning kedua hanya akan diberikan -3 poin dan bukan -4 (-1 untuk yang pertama dan -3 untuk yang kedua). - Pengundian oleh FIFA
Jika turnamen diadakan di satu negara tuan rumah atau di wilayah netral, maka kriteria 4 tidak akan diterapkan (Pasal 11.6).