
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberikan arahan kepada pemain saat menghadapi Chinase Taipei dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (5/9). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda pertama kali akan ditantang tuan rumah Arab Saudi di Jeddah, Rabu (8/10) atau Kamis (9/10) dini hari WIB.
Jika mengacu rekor pertemuan, Indonesia jelas inferior di hadapan Arab Saudi. Apalagi, Green Falcons akan bertanding di depan publiknya. Itu tentu saja menjadi keuntungan bagi Arab Saudi selaku tuan rumah.
Namun, jika merujuk strategi permainan, Indonesia dianggap masih dapat memberikan perlawanan. Di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert, Garuda diharapkan dapat kembali membuat kejutan.
Maklum, saat Indonesia masih ditangani Shin Tae-yong, Garuda pernah mengecundangi Arab Saudi dengan skor 2-0 di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Semua gol itu diborong Marselino Ferdinan, meski mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut kini tak dipanggil Kluivert.
Formasi Timnas Indonesia saat Mengalahkan Arab Saudi
Indonesia (5-3-2): Maarten Paes; Jay Idzes, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Yakob Sayuri, Calvin Verdonk, Justin Hubner; Marselino Ferdinan, Thom Haye, Ivar Jenner; Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick
Kini, di bawah kendali Kluivert, Timnas Indonesia tak selalu menggunakan skema tersebut, meski terkadang legenda Belanda itu juga masih menurunkan skema tiga bek.
Di luar itu, Kluivert sempat mencoba skema empat bek. Contohnya saat skuad Garuda menjalani laga persahabatan dengan Lebanon di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 8 September 2025.
Di pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol itu, Kluivert tampak menurunkan Verdonk, Idzes, Kevin Diks, dan Dean James.
Formasi Timnas Indonesia saat Hadapi Lebanon
Indonesia (4-4-2): Emil Audero; Calvin Verdonk, Dean Ruben James, Jay Idzes, Kevin Diks; Ricky Kambuaya, Yakob Sayuri, Joey Pelupessy, Stefano Lilipaly; Mauro Zijlstra, Miliano Jonathans.
Kini, semua tergantung Kluivert selaku pelatih kepala dan pemain yang tersedia di putaran keempat. Jika Marselino tak lagi terdaftar di list pemain, maka pemain lain siap mengisi tempatnya.
Para pencinta sepak bola Indonesia hanya berharap satu, yakni kemenangan selalu diperoleh skuad Garuda saat menjalani dua laga kontra Arab Saudi dan Irak.
Jika harapan itu terkabul, maka kita dapat melihat Bendera Indonesia akan terpampang sebagai salah satu kontestan Piala Dunia tahun depan. Semoga saja!

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
