Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 September 2025 | 14.25 WIB

Waspada! 7 Pemain Dewa United yang Bisa Kubur Mimpi Persebaya Surabaya di Banten International Stadium

Taisei Marukawa siap mengacak-ngacak pertahanan Persebaya Surabaya saat tandang ke markas Dewa United, Jumat (26/9). (Media Dewa United) - Image

Taisei Marukawa siap mengacak-ngacak pertahanan Persebaya Surabaya saat tandang ke markas Dewa United, Jumat (26/9). (Media Dewa United)

JawaPos.com—Persebaya Surabaya dipastikan harus ekstra waspada saat melakoni laga tandang melawan Dewa United di Banten International Stadium, Jumat (26/9) malam.

Tim asal Banten itu kini dihuni pemain-pemain Timnas Indonesia seperti Stefano Lilipaly, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, hingga Rafael Struijk, ditambah legiun asing berkualitas seperti Taisei Marukawa, Alexis Messidoro, dan Nick Kuipers.

Pertarungan ini akan sangat menentukan posisi kedua tim di papan atas klasemen Super League 2025/2026. Tren positif yang kini dijalani Dewa United membuat mereka semakin percaya diri menghadapi Green Force.

Stefano Lilipaly menjadi motor serangan utama Dewa United dengan kreativitas dan visi bermainnya. Eks Bali United ini kerap jadi penghubung lini tengah dan depan, sekaligus memiliki kemampuan mencetak gol dari lini kedua.

Persebaya Surabaya harus menutup ruang gerak Lilipaly jika tak ingin gawangnya kebobolan. Umpan-umpan terobosan Lilipaly bisa menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan yang lengah.

Egy Maulana Vikri juga patut diwaspadai karena kelincahannya sulit dihentikan bek lawan. Kecepatan serta kemampuan menggiring bola membuatnya bisa menjadi pembeda di sisi sayap.

Pemain jebolan SKO Ragunan itu semakin matang dan berpengalaman setelah berkarier di Eropa. Persebaya Surabaya harus memberi pengawalan ekstra ketat untuk meredam aksinya.

Ricky Kambuaya menjadi nama berikutnya yang bisa merepotkan lini tengah Persebaya Surabaya. Mantan pemain Green Force ini memiliki naluri menyerang tinggi serta kemampuan melepaskan tembakan jarak jauh.

Kehadiran Kambuaya juga menambah dimensi serangan Dewa United. Dia bisa mencetak gol sekaligus membantu pertahanan dengan pressing agresif.

Rafael Struijk, penyerang naturalisasi Timnas Indonesia, menjadi ujung tombak berbahaya. Fisiknya yang kuat dipadukan dengan kemampuan finishing membuatnya ancaman nyata bagi bek lawan.

Kehadiran Struijk memaksa Persebaya Surabaya harus lebih disiplin menjaga lini belakang. Sedikit saja lengah, dia bisa memanfaatkan peluang menjadi gol.

Taisei Marukawa, pemain asing yang pernah bersinar bersama Persebaya Surabaya, kini siap menghadapi mantan klubnya. Winger asal Jepang itu dikenal cepat, lincah, dan tajam dalam melakukan cut inside.

Motivasi Marukawa melawan Persebaya Surabaya pasti berlipat ganda. Jika tak dikawal ketat, dia bisa menjadi momok menakutkan bagi para suporter Green Force.

Alexis Messidoro, gelandang asal Argentina, juga masuk dalam daftar pemain berbahaya. Kreativitasnya dalam membangun serangan serta keberanian mengambil keputusan bisa memecah kebuntuan.

Selain piawai mengatur tempo, Messidoro juga memiliki tendangan bebas mematikan. Persebaya Surabaya harus ekstra hati-hati ketika memberikan pelanggaran di area berbahaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore