
Persija Jakarta tak mampu mencetak satupun gol saat kalah dari PSM Makassar. (Dok. Persija)
JawaPos.com-Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengakui ada yang salah dengan permainan timnya saat ditumbangkan PSM Makassar. Dia menyebut game plan alias permainan yang direncanakan sejak awal sudah tak tepat, sedangkan tim tuan rumah bermain dengan nyaris tanpa celah.
Persija Jakarta harus mengakui ketangguhan PSM Makassar saat bertandang ke Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Macan Kemayoran menyerah dengan skor 2-0 pada Minggu (21/9) malam.
Gawang Persija yang dikawal Carlos Eduardo, dibobol dua kali oleh dua pemain berbeda. Yakni lewat Savio Roberto (56') dan Abu Kamara (79').
Mauricio Souza sebagai pelatih Persija, mengakui laga melawan PSM sangat sulit. Sebab tim tuan rumah tampil dengan sangat baik dan jarang melakukan kesalahan.
"Hari ini kami mengalami banyak kesulitan dalam menciptakan peluang. Saya bilang saya akan bermain melawan tim yang bagus. Kami bermain melawan tim yang jarang melakukan kesalahan," kata Souza dalam jumpa pers pasca laga.
"Mereka mencegah semua bola untuk masuk ke area pertahanannya sehingga itu mencegah kami memanfaatkan kesalahannya. Dan akhirnya bola terhenti, menghasilkan skor nol," tambah dia.
Selain itu, Mauricio Souza juga mengakui bahwa rencana permainan yang diterapkan saat melawan PSM tidak tepat. Macan Kemayoran beberapa kali memberikan tuan rumah kesempatan menciptakan peluang yang berbuah gol.
Apalagi, PSM Makassar juga punya skema alternatif untuk mencetak gol dengan memanfaatkan set piece alias bola mati. Souza pun mengakui bahwa laga tadi malam tak bagus untuk Macan Kemayoran.
"Jadi kami main lawan game plan yang salah. Ini menjadi kebiasaan kita. Kami memberikan kesempatan kepada PSM mendapatkan bola mati dekat penalti. Mereka bisa cetak gol lewat bola mati. Malam ini tidak baik buat kami," jelas dia.
Bagi Persija, hasil dari lawan PSM Makassar menjadi kekalahan pertama yang mereka telan di Super League 2025/2026. Macan Kemayoran pun dipastikan tertahan di posisi kedua dengan 11 angka, dan bisa semakin berjarak dengan Borneo FC Samarinda di puncak karena baru memainkan laga pekan keenam pada Senin (22/9) sore ini.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
