
Persebaya Surabaya siapkan strategi khusus curi poin dari kandang Persib Bandung. (Media Persebaya)
JawaPos.com—Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez menegaskan meskipun timnya selalu menganalisis kekuatan lawan setiap pekan. Filosofi permainan yang sudah dibangun tetap menjadi dasar utama.
Green Force tetap mengandalkan gaya bermain menyerang dan agresif saat menantang Persib Bandung pada pekan kelima Super League 2025/2026. Pertandingan sengit ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (12/9) pukul 15.30 WIB.
Eduardo menegaskan, persiapan timnya bukan sekadar berdasar data lawan, tetapi tetap berpijak pada identitas permainan Persebaya Surabaya yang dikenal atraktif.
“Kami selalu bekerja dengan model permainan kami, meskipun harus memperhatikan beberapa hal berbeda dari lawan,” ujar Eduardo, Senin (8/9).
Dia menegaskan filosofi menyerang Persebaya Surabaya menjadi kekuatan utama yang akan terus dipertahankan sepanjang musim. Pelatih asal Spanyol itu menyadari Persib bukan lawan sembangan karena berstatus juara bertahan.
Apalagi Maung Bandung mendapatkan tambahan tenaga anyar dari dua pemain asing mumpuni, Eliano Reijnders dan Thom Haye. Menurut Eduardo, kehadiran dua pemain tersebut semakin membuat Persib menjadi tim berbahaya.
Karena itu, Persebaya Surabaya menyiapkan sejumlah pola latihan berbeda. Hal itu agar para pemain mampu mengantisipasi segala kemungkinan di lapangan.
“Kami tahu Persib punya banyak pemain bagus dan kami berusaha bermain sebaik mungkin,” kata Eduardo.
Dia menambahkan, strategi lawan akan tetap dipelajari, namun fokus utama tetap pada kekuatan kolektif Persebaya Surabaya sendiri. Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla itu menegaskan, tidak mau terjebak dalam catatan statistik.
Menurut dia, yang terpenting adalah bagaimana tim bisa menerapkan filosofi permainan dengan konsisten dalam pertandingan. Sebagai langkah taktis, Eduardo juga menunggu kehadiran tiga pemain andalannya yang masih bersama tim nasional.
Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Toni Firmansyah, dan Mikael Tata yang dijadwalkan segera kembali sebelum laga kontra Persib. Ernando Ari memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Match Day, sementara Toni dan Mikael ikut membela Timnas Indonesia U-23 dalam kualifikasi AFC U-23 2026.
Tiga pemain itu dianggap vital untuk melengkapi kekuatan Green Force di lini belakang maupun serangan. Selain itu, Persebaya Surabaya kini memiliki amunisi baru di lini depan dengan hadirnya striker asing Diego Mauricio.
Penyerang asal Brasil itu baru dua pekan bergabung dan masih dalam tahap adaptasi dengan gaya permainan tim. Eduardo optimistis Diego akan segera menunjukkan ketajamannya.
“Sedikit demi sedikit dia mulai menyatu dengan tim, dan kami bekerja keras agar segera dalam kondisi terbaik,” ujar Eduardo.
Sejauh ini performa Persebaya Surabaya cukup meyakinkan di awal musim. Dari empat laga yang sudah dijalani, tim asal Kota Pahlawan itu mengoleksi enam poin hasil dua kemenangan dan satu kekalahan, sehingga menempati peringkat kelima klasemen sementara.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
