Dion Markx satu-satunya pemain yang bermain di luar dalam skuad Gerald Vanenburg. (ig PSSI)
JawaPos.com - Pemain diaspora Dion Markx langsung menunjukkan kualitasnya saat menjalani debut bersama Timnas Indonesia U-23. Dia tampil cukup solid di lini belakang dan berhasil membawa Garuda Muda meraih cleansheet kontra Makau U-23.
Dion Markx akhirnya mencatatkan penampilan perdananya untuk Timnas Indonesia U-23. Dia diturunkan sebagai starter oleh pelatih Gerald Vanenburg di laga kedua Grup J kontra Makau U-23 dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Sabtu (6/9).
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Dion dimainkan sebagai bek tengah. Dia berduet dengan pemain muda Persib Bandung, Kakang Rudianto.
Dion Markx pun memanfaatkan kesempatan yang sudah ditunggu sejak jadi WNI pada Februari 2025 itu dengan baik. Performanya cukup solid dalam mengawal pertahanan Garuda Muda.
Berdasarkan statistik Live Lapangbola, Dion Markx tampil selama 90 menit. Dia mencatatkan 49 operan sukses dengan persentase akurasi operan mencapai 96 persen.
Selain itu, Dion Markx juga melakukan enam kali intersep dan tiga kali clearence alias menyapu bola. Tapi, dia sekali gagal melakukan tekel dan sekali melanggar pemain Makau U-23.
Selain bertahan, Dion Markx ternyata turut terlibat dalam menyerang. Dia mencatatkan dua tembakan ke gawang tim tamu. Namun, hanya satu yang tepat sasaran. Bagi seorang bek, membantu penyerangan terbilang lumayan.
Performa Dion Markx pun tak bisa dibilang buruk. Bahkan, terbilang apik karena dia juga berhasil membantu Timnas Indonesia U-23 meraih cleansheet dengan kemenangan telak 5-0. Ratingnya pun lumayan dengan nilai 7,8.
Secara tak langsung penampilan pemain kelahiran Arnhem, Belanda, pada 29 Juni 2005 itu jadi pembuktian dirinya kepada pelatih Gerald Vanenburg. Masih ada satu laga lagi yang bisa jadi panggung dirinya tampil di Kualifikais Piala Asia U-23 2026, yakni melawan Korea Selatan U-23 pada 9 September 2025. Timnas Indonesia U-23 wajib meraih kemenangan dalam laga ini bila ingin lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Dion Markx sendiri termasuk pemain diaspora asal Belanda yang potensial. Meski besar di Eropa, ia memiliki garis keturunan Indonesia yang sangat jelas dari pihak ayah. Neneknya, Saoda Endedal, lahir di Aceh pada 16 Maret 1932.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
