
Stadion Gelora Bung Tomo siap menjadi kandang Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday akhir pekan mendatang. (Media Persebaya)
JawaPos.com-Beberapa waktu lalu, kondisi kota Surabaya hampir sama dengan Jakarta, yaitu mengalami chaos di beberapa titik akibat unjuk rasa besar-besaran. Hal ini tentu memantik kekhawatiran akan kondisi keamanan saat FIFA Matchday.
Pada akhir pekan ini, agenda FIFA Matchday akan digelar di Surabaya. Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi kandang Timnas Indonesia.
Tak hanya itu, Stadion Gelora Delta Sidoarjo juga menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23. Timnas Indonesia Junior juga ikut ambil bagian.
Menanggapi hal itu, PSSI yakin bahwa laga sepak bola internasional di Jawa Timur akan berlangsung aman karena didukung penuh pengamanan TNI/Polri dan juga pemda, hingga elemen suporter.
"Kami sangat serius dan bangga dengan berapa kali event di sini, timnas event di sini, semua berjalan dengan lancar. Makanya oleh Ketua Umum (Erick Thohir) Gelora Delta Sidoarjo dan Gelora Bung Tomo (GBT) dipilih, karena yakin Jawa Timur akan aman untuk international match Timnas kita," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi seperti dikutip dari Antara.
Selain itu, pihaknya juga berharap agar Timnas Indonesia U-23 bisa bersinar dan meraih hasil positif, karena selama ini Gelora Delta Sidoarjo identik dengan venue kejayaan Timnas Indonesia U-16 dan U-19.
"Terima kasih kepada semuanya, termasuk Pemkot Surabaya, Pemkab Sidoarjo, kepolisian, TNI, elemen suporter di Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya yang telah membantu agar pelaksanaan ini berjalan lancar dan aman," imbuh dia.
Sementara itu, anggota Exco PSSI Ahmad Riyadh berharap seluruh warga Jawa Timur dapat mendukung penuh dua laga Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan juga Gelora Delta Sidoarjo.
Dukungan tentunya ditunjukkan dengan positif dan juga mengedepankan keamanan karena dua pertandingan tersebut akan menjadi cerminan kondisi keamanan dan ketertiban di Indonesia.
"Sepak bola adalah hal yang bisa menyatukan kita semua. Ayo kita buktikan bahwa Jawa Timur layak sebagai contoh untuk nasional bidang keamanan, bahwa gudangnya sepak bola ini di Jawa Timur," ucap Ahmad Riyadh.
Dia juga menegaskan tidak ada pembatasan bagi suporter untuk mendukung Timnas Indonesia, karena pihak TNI/Polri hingga elemen suporter siap mendukung pengamanan laga internasional ini.
Bahkan, para suporter siap menyerahkan langsung oknum maupun provokator yang membuat onar kepada pihak berwajib secara langsung.
"Jika hal itu terjadi dan tidak kondusif maka akan berefek pada investasi, ekonomi, tourism, dan lain sebagainya. Kita jaga dan siap mendukung Timnas dan nama baik bangsa Indonesia," ucap Ahmad Riyadh.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
