Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 13.43 WIB

Sanksi Pendaftaran Pemain PSIS Semarang Dicabut FIFA, Suporter Masih Menunggu Keseriusan Manajemen

Pemain PSIS Semarang menggelar latihan. (Dok. LIB) - Image

Pemain PSIS Semarang menggelar latihan. (Dok. LIB)

JawaPos.com-Kabar baik datang untuk PSIS Semarang jelang bergulirnya Liga 2 musim ini. FIFA resmi mencabut sanksi registration ban yang sempat menjerat Laskar Mahesa Jenar akibat tunggakan gaji kepada mantan pemain asing asal Brazil, Vitinho.

Sebelumnya, PSIS tak bisa mendaftarkan pemain baru sebelum menyelesaikan kewajiban penunggakan pembayaran gaji kepada Vitinho. Kasus ini bermula saat sang pemain melaporkan tunggakan gajinya kepada FIFA, yang kemudian berujung sanksi larangan pendaftaran pemain baru bagi klub kebanggaan Kota Lumpia tersebut.

Informasi pencabutan sanksi ini pertama kali beredar melalui akun Instagram @kabarmahesajenar (KMJ). Meski begitu, kabar tersebut baru benar-benar disambut lega setelah situs resmi FIFA yang memuat daftar klub dengan hukuman registration ban kembali dapat diakses dengan normal.

“Kabar pencabutan FIFA registration ban ini sebenarnya sudah KMJ terima beberapa waktu lalu. Namun sejak beberapa hari lalu hingga pagi tadi website FIFA yang memuat list masih tidak diakses dengan normal. Kini, sudah jelas PSIS bebas dari sanksi,” tulis KMJ.

Bagi suporter, lepasnya sanksi ini ibarat sedikit angin segar bagi mereka. Pasalnya, PSIS kini sudah bisa kembali mendaftarkan pemain anyar untuk mengarungi Liga 2 2024/2025. 

Situasi ini tentu menepis kekhawatiran fans yang sempat cemas tim kesayangan mereka tidak bisa tampil dengan pemain baru di Liga 2 musim ini. Meski demikian, euforia publik belum sepenuhnya terwujud. Suporter menilai langkah transfer pemain yang dilakukan manajemen PSIS sejauh ini belum menunjukkan keseriusan.

Tidak ada nama pemain bintang yang didatangkan, padahal target utama yang diharapkan fans adalah kembali promosi ke Liga 1 setelah musim lalu terdegradasi.

Dua Legiun Asing Resmi Gabung

Hingga pekan ini, PSIS sudah mengumumkan dua pemain asing yang bergabung. Pertama, Camilo Andres Sanches, striker asal Kolombia yang sebelumnya memperkuat klub Malta, Melita.

Pemain berusia 24 tahun ini datang dengan nilai pasar sekitar Rp2,61 miliar menurut Transfermarkt. Kehadirannya diharapkan bisa menambah daya gedor lini depan di Liga 2 musim ini.

Kedua, PSIS merekrut Marko Ivanovic, bek jangkung asal Montenegro yang memiliki tinggi badan 1,94 meter. Ivanovic sebelumnya membela Gresik United di kompetisi Liga 2 dan kini diboyong ke Semarang dengan market value sekitar Rp 1,30 miliar. Kehadiran Ivanovic diyakini akan membuat lini pertahanan Laskar Mahesa Jenar menjadi lebih kokoh.

Walaupun pemain yang didatangkan bukan nama besar, suporter masih menunggu gebrakan transfer berikutnya. Sebab, kuota untuk pemain asing Liga 2 ada 3 pemain, jadi PSIS masih ada 1 slot pemain asing. 

Tanpa kehadiran pemain lokal berpengalaman atau bintang besar, banyak yang meragukan PSIS mampu bersaing ketat di Liga 2 musim ini.

Target PSIS Masih Belum Jelas

Sejauh ini, manajemen PSIS belum memberikan pernyataan tegas terkait target mereka. Situasi ini menimbulkan spekulasi di kalangan fans bahwa klub mungkin hanya ingin bertahan di Liga 2, tanpa menaruh ambisi langsung untuk promosi ke kasta tertinggi.

Namun, melihat tradisi dan besarnya dukungan publik Semarang, tekanan untuk segera kembali ke Liga 1 jelas tidak bisa dihindari. Bagi fans, degradasi musim lalu menjadi pukulan berat dan mereka berharap musim ini PSIS segera kembali promosi.

Dicabutnya sanksi FIFA bisa menjadi momentum kebangkitan. Manajemen kini punya ruang lebih leluasa untuk bergerak di bursa transfer. Masih ada waktu bagi PSIS untuk mendatangkan nama-nama baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore