Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 02.57 WIB

Bedah Statistik Rafael Struick: Catatan Ini Jadi Alasan Patrick Kluivert Kirim Bomber Dewa United ke Timnas Indonesia U-23

Pesepak bola Tim Nasional Indonesia Rafael Struick (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Tim Nasional Irak dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024 - Image

Pesepak bola Tim Nasional Indonesia Rafael Struick (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Tim Nasional Irak dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024

JawaPos.com - Ketika Patrick Kluivert mengumumkan 27 nama pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Kuwait dan Lebanon dalam FIFA Match Day September 2025, satu nama yang mencuri perhatian justru yang tidak ada dalam daftar: Rafael Struick. Penyerang berusia 22 tahun asal Leidschendam ini kini harus turun level ke Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U23 2026.

Pertanyaannya kemudian muncul: apakah keputusan ini berdasarkan analisis mendalam terhadap performa statistik Struick? Mari kita bedah angka-angka di balik keputusan kontroversial ini.

Data dari AiScore menunjukkan gambaran yang cukup mengkhawatirkan tentang kontribusi Rafael Struick dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam ajang bergengsi ini, pemain bernomor punggung 9 di Timnas Indonesia hanya mampu meraih rating rata-rata 6.0.

Dari 12 pertandingan yang dijalaninya, Struick memilai laga sebagai starter dalam 11 laga dengan durasi bermain rata-rata 75.2 menit per pertandingan. Yang paling mengejutkan, ia berhasil mencetak 1 gol dan memberikan 1 assist dengan frekuensi gol mencapai 903.0 menit, artinya butuh lebih dari 15 jam bermain untuk mencetak satu gol.

Statistik serangan Struick juga menunjukkan inkonsistensi. Total tembakan per pertandingan hanya 0.6 kali, dengan akurasi umpan 75.9% dan kunci umpan per pertandingan sebesar 0.5. Dalam hal dribbling, tingkat keberhasilan mencapai 61.5% per pertandingan, menunjukkan kemampuan teknis yang masih perlu diasah.

Selain itu, statistik Rafael Struick di Piala Asia 2023 juga menjadi sorotan. Dengan rating rata-rata 5.7, ia tampil dalam 4 pertandingan dengan semua sebagai starter dan rata-rata 80.8 menit per pertandingan.

Meski tidak mencetak gol, Struick menunjukkan kontribusi dalam aspek lain. Total tembakan per pertandingan mencapai 1.5 kali dengan akurasi umpan 9.0 dari 75.0%. Khususnya dalam hal dribbling, ia mencatat tingkat keberhasilan 0 dari 16.7% per pertandingan.

Yang menarik, dalam aspek pertahanan, Struick mencatatkan 0.2 tekel per pertandingan, 0.2 intersepsi, dan 0.2 clearance per pertandingan. Data ini menunjukkan keterlibatannya dalam transisi permainan dari bertahan ke menyerang.

Salah satu aspek yang mungkin menjadi pertimbangan Patrick Kluivert adalah catatan kartu Rafael Struick. Di Kualifikasi Piala Dunia 2026, ia tidak mendapat kartu sama sekali, namun di Piala Asia 2023, tercatat 2 kartu kuning tanpa kartu merah. Meski tidak ekstrem, konsistensi dalam hal disiplin menjadi penting di level internasional.

Ketika membandingkan statistik Struick dengan ekspektasi pemain timnas senior, beberapa kekurangan mulai terlihat jelas:

Produktivitas Gol: Dengan frekuensi gol 903.0 menit di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Struick membutuhkan waktu sangat lama untuk mencetak gol dibanding penyerang internasional pada umumnya.

Kontribusi Assist: Hanya 1 assist dalam 12 pertandingan menunjukkan kurangnya visi dan kemampuan menciptakan peluang untuk rekan setim.

Intensitas Serangan: Total tembakan 0.6 per pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia sangat rendah untuk seorang penyerang utama.

Melihat data statistik ini, keputusan Patrick Kluivert untuk menurunkan Rafael Struick ke timnas U-23 tampak logis secara taktis. Beberapa pertimbangan yang mungkin melatarbelakangi:

1. Pengembangan Jangka Panjang

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore