William Marcilio rayakan gol kemenangan Persib ke gawang Western Sydney Wanderers di Stadion GBLA. (Dok. Persib)
JawaPos.com- Persib Bandung sukses menutup gelaran Pesta Biru dengan kemenangan manis atas tim asal Australia, Western Sydney Wanderers (WSW), dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (2/8). Gol tunggal William Marcilio di menit ke-61 menjadi pembeda dalam pertandingan yang sekaligus menjadi bagian dari seremoni pembuka musim baru Pangeran Biru.
Meski menang, pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan bahwa yang membuatnya lebih puas bukan sekadar hasil akhir, melainkan pelajaran berharga yang diperoleh timnya saat menghadapi juara Liga Champions Asia 2014 itu.
"Selama 30 menit awal kami sempat berada di bawah tekanan. Mereka tampil dengan intensitas tinggi dan tidak memberikan banyak ruang untuk kami berkembang," ujar pelatih asal Kroasia itu dalam konferensi pers usai pertandingan.
Namun, menurut Hodak, itulah yang ia cari dari laga uji tanding semacam ini. Baginya, menghadapi lawan yang kualitasnya lebih tinggi sangat penting untuk menguji kekuatan tim dan mendeteksi kelemahan yang perlu dibenahi jelang kompetisi resmi.
"Laga ini menjadi tolok ukur yang sangat baik. Saya puas karena kami mendapatkan banyak pelajaran untuk menghadapi Liga Super dan AFC Champions League Two musim ini," tambahnya.
Penjaga gawang Teja Paku Alam juga mengamini pandangan sang pelatih. Ia tampil solid di bawah mistar dan turut menjaga clean sheet dalam kemenangan tipis tersebut. Teja menilai, bermain melawan tim sekelas WSW menjadi pengalaman berharga yang akan mematangkan kesiapan Persib menghadapi musim panjang di depan.
"Lawan seperti ini membuat kami lebih teruji. Ini menjadi modal bagus untuk Liga dan kompetisi Asia nanti. Semoga hasil dari uji tanding ini bisa berdampak positif di pertandingan resmi," kata kiper bernomor punggung 14 itu.
Tak hanya pertandingan, malam itu juga menjadi penanda dimulainya musim baru bagi Maung Bandung lewat gelaran Pesta Biru yang berlangsung meriah. Acara ini dirancang sebagai perayaan pembuka musim dan wadah kebersamaan antara klub, pemain, mitra, hingga Bobotoh.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan rasa puasnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Mulai dari pertunjukan musik, tarian tradisional, doa bersama, perkenalan jersey, mitra, hingga pemain, semuanya berjalan sesuai harapan.
"Pesta Biru bukan sekadar seremoni, tapi bentuk inklusivitas Persib untuk semua pihak, termasuk Bobotoh dan pelaku UMKM yang ikut serta dalam Culinary Corner," jelas Adhitia.
Pesta ini juga turut dihadiri para petinggi klub seperti Komisaris Utama Zainuri Hasyim, Komisaris Umuh Muchtar, hingga Direktur Akademi Persib, Yoyo S. Adiredja. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakilnya, Erwin, juga terlihat hadir memberikan dukungan.
Dengan semangat dan energi positif dari Pesta Biru, Persib siap memulai langkah pertamanya di Liga Super Indonesia 2025/2026 dengan menjamu Semen Padang di Stadion GBLA pada 9 Agustus mendatang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
