
Persija Jakarta merilis enam jersey untuk Super League 2025/2026, dengan rincian tiga jersey outfield dan tiga jersey kiper. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta resmi merilis jersey baru untuk Super League 2025/2026. Ada tiga jenis warna kostum perang Macan Kemayoran, dengan memasukkan motif ornamen peringatan jelang 100 tahun berdiri.
Perilisan jersey Persija Jakarta dilakukan bersamaan dengan peluncuran tim bertajuk Jakarta Bersinergi: Launching Team and Jersey Persija 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (26/7) malam.
Tiga jersey tersebut dibedakan dengan tiga warna berbeda. Merah tetap menjadi warna kostum utama Macan Kemayoran. Kemudian dua warna lain adalah putih dan kuning keemasan.
Nah khusus jersey utama berwarna merah, Juaraga sebagai apparel Persija Jakarta, memadukannya dengan aksen-aksen berwarna kuning keemasan. Model ini berbeda dengan musim sebelumnya yang dipadukan dengan warna hitam.
Aksen kuning keemasan itu menjalar dari bagian lengan hingga ke bagian bawah jersey. Kemudian pada bagian kerah, sisi samping, dan bawah jersey, warna merahnya lebih gelap ketimbang warna utama.
Selain itu, Juaraga sebagai apparel, memberikan sesuatu yang baru dan segar untuk jersey anyar Macan Kemayoran. Yakni terdapat penambahan emblem khusus bertuliskan '1928', yang merupakan tahun berdirinya Persija Jakarta pada bagian kerah depan.
Tak hanya itu, Juaraga juga menambahkan ornamen logo 100 pada bagian belakang jersey. Ornamen tersebut memiliki makna sebagai pengingat kepada The Jakmania dan penggemar bahwa Persija Jakarta akan berusia 100 tahun pada 2028.
Jersey merah itu digunakan salah satu pemain Persija Jakarta saat dipanggil satu per satu untuk diperkenalkan. Dia adalah winger anyar, Allano Lima dari Brasil.
Sementara untuk jersey away, masih tetap berwarna putih. Perpaduannya pun sama, yakni hitam pada bagian lengan dan leher. Namun terdapat lis dan aksen yang sama seperti jersey kandang, yakni kuning keemasan.
Sementara untuk bagian kerah, jersey tandang ini tak ada tambahan ornamen seperti 1928. Juaraga tak memberikan kerah khusus dan bagian lehernya hanya berbentuk bundar. Jersey away ini dipakai oleh Ryo Matsumura saat diperkenalkan.
Jersey yang paling berbeda dan mencuri perhatian adalah alternate atau ketiga. Warna yang jadi dasar kostum anyar ini adalah kuning keemasan. Warna dasar itu hanya melekat pada bagian badan.
Sedangkan untuk bagian sisi kanan dan kiri serta pundak, dipadukan dengan motif dengan warna utama hitam. Gustavo Almeida menjadi model dari jersey paling mencuri perhatian ini.
Adapun untuk jersey kiper, Persija juga punya tiga jenis warna berbeda. Warna kuning tetap jadi warna utama untuk jersey kandang. Warna utama itu dipadukan dengan lengan berwarna hitam dengan bagian leher jersey dipakaikan kerah layaknya kostum kandang pemain Macan Kemayoran.
Kemudian untuk jersey kiper tandang, Juaraga memilih warna hitam. Warna utama itu dipadukan aksen menyilang berwarna jingga yang merupakan ciri khas Persija Jakarta.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
