Gustavo Franca resmi diumumkan sebagai pemain baru Persija Jakarta. (Dok: Persija)
JawaPos.com - Unsur budaya Betawi kental melekat dalam pengenalan Gustavo Franca sebagai pemain baru Persija Jakarta. Konsep unik itu cukup mencuri perhatian publik, bukan hanya kalangan The Jakmania saja, tapi juga masyarakat dan pendukung sepak bola lain.
Gustavo Franca telah diumumkan beberapa hari lalu. Tepatnya pada Senin (21/7), di mana dia menjadi nomor 10 anyar Persija Jakarta untuk Super League 2025/2026.
Pemain berusia 27 tahun itu didatangkan dari klub Londrina PR. Gustavo Franca menjadi rekrutan keenam sekaligus pemain asing keenam Persija Jakarta. Kedatangannya pun disambut meriah oleh The Jakmania, suporter dan penggemar Macan Kemayoran.
Menariknya lagi, pengumuman Gustavo Franca terbilang unik. Tak seperti pemain-pemain lain yang diumumkan dengan gaya casual dan berlatar belakang ikon Kota Jakarta, Franca diperkenalkan dengan sarat unsur budaya Betawi.
Dalam video yang diunggah diperlihatkan bahwa Wisata Budaya Setu Babakan, Jakarta Selatan, jadi tempat perkenalan. Kemudian muncul footage silat Betawi yang diperagakan oleh empat orang tengah berlatih dengan kostum khas berwarna kuning oranye.
Di tengah latihan, muncul seseorang berpakaian adat Betawi lengkap dengan berwarna merah maroon. Dia adalah Gustavo Franca, lengkap dengan peci dan sarung, serta sabuk.
Gustavo Franca pun langsung diberhentikan. Momen budaya palang pintu pun muncul. Semua diawali oleh salah satu dari empat orang yang berlatih melontarkan pantun berbahasa Betawi, yang menanyakan maksud dan tujuan kedatangan Franca.
"Bang, rumah gedongan di Cendane, roti buaya dipakein dasi. Aye ga tau abang datang dari mane mau ke mane, masuk kampung aye kudu permisi," ucap salah satu pendekar silat.
Gustavo Franca pun langsung membalasnya. Meski pertama kali baginya berbahasa Indonesia, apalagi Betawi, tapi dia cukup lancar dan fasih membalas pantun.
"Jalan-jalan ke Cikini, pulangnye lewat Balai Kota. Gue dateng jauh ke sini, untuk Persija Jakarta!" kata Franca dengan tegas.
Pantun Franca kembali dibalas oleh salah satu pendekar. Kali ini isinya berupa ajakan untuk bertarung sebagai pembuktian kualitas dan kemampuan sang pemain anyar.
"Kalau lu mau tau dalemnya rawa, lu harus tau dulu dalemnya Kali Semanan. Eh kalau lu emang mau gabung ame Persija, gue pengen ngeliat lu punya permainan," kata pendekar itu lagi.
Aksi gelut singkat pun terjadi. Diperlihatkan Gustavo Franca cukup piawai dalam merobohkan si pendekar dan akhirnya menang. Sang pendekar pun langsung mengakui kekalahannya dan mengucapkan 'Selamat datang di Persija'.
Perkenalan Gustavo Franca memang terbilang sederhana. Tapi, sarat unsur Betawi yang ditonjolkan oleh Persija Jakarta sehingga menarik atensi banyak orang.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
