Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 02.18 WIB

Tantang Persebaya Surabaya di Laga Pertama Super League, Jean-Paul van Gastel Puas dengan Fisik Pemain PSIM Yogyakarta

Pemain asing PSIM Yogyakarta, Rafael De Sa Rodrigues atau sering dipanggil Rafinha. (Dok. Liga Indonesia Baru) - Image

Pemain asing PSIM Yogyakarta, Rafael De Sa Rodrigues atau sering dipanggil Rafinha. (Dok. Liga Indonesia Baru)

JawaPos.com-Persiapkan diri menghadapi Persebaya Surabaya di laga pembuka Super League 2025/2026, PSIM Yogyakarta terus mengintensifkan program latihan.

Langkah terbaru Laskar Mataram adalah menggelar pertandingan uji coba melawan Madura United di Lapangan Jogjakarta Independent School, Selasa (15/7), yang berhasil mereka menangkan.

Pelatih Kepala Jean-Paul Van Gastel menunjukkan kepuasan terhadap kemajuan yang ditunjukkan anak asuhnya dalam persiapan menghadapi tantangan berat melawan Persebaya Surabaya. Kondisi fisik para pemain telah mengalami peningkatan signifikan sejak evaluasi pada latihan bersama Persik Kediri sebelumnya.

"Saya pikir kami telah membuat kemajuan secara fisik dan juga taktik. Fisik pemain terus membaik setiap minggunya," kata Jean-Paul Van Gastel, melansir dari Radar Jogja.

Pelatih asal Negeri Kincir Angin tersebut menambahkan bahwa sebagian besar pemain pada laga uji coba kali ini sudah mampu bermain selama 60 menit, menunjukkan peningkatan stamina yang diperlukan untuk menghadapi intensitas Super League.

"Jadi langkah demi langkah kami mencoba membuat semua orang bugar," tegas Jean-Paul Van Gastel.

Strategi Permainan Mulai Terbentuk

Selain aspek fisik, Van Gastel juga mengapresiasi penerapan strategi dan taktik permainan yang semakin matang. Hal ini menjadi bekal penting PSIM Jogjakarta dalam mempersiapkan diri menghadapi kekuatan Persebaya Surabaya yang diprediksi akan menjadi lawan berat di laga perdana Super League.

"Menurut saya, cara bermain yang kami inginkan, hari ini berjalan sangat baik, terutama babak pertama cukup baik. Dalam penguasaan bola, kami menguasai permainan dan menciptakan beberapa peluang," ucap Jean-Paul Van Gastel.

Meskipun menunjukkan performa impresif di babak pertama, pelatih berusia 53 tahun tersebut tetap menemukan area yang perlu diperbaiki jelang menghadapi Persebaya Surabaya. Evaluasi di babak kedua menunjukkan beberapa kelemahan yang bisa dieksploitasi lawan nantinya.

"Di babak kedua, kami kehilangan penguasaan bola. Tapi dalam transisi, kami sangat ceroboh. Saya pikir kami bisa mencetak dua atau tiga gol di babak tersebut," jelas Jean-Paul Van Gastel.

Meski telah menunjukkan peningkatan dari sisi fisik dan taktik, Van Gastel mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil latihan bersama ini. Dengan laga pembuka melawan Persebaya Surabaya yang semakin dekat, pelatih asal Belanda ini menginginkan persiapan yang lebih matang lagi.

"Untuk evaluasi, kami ingin memperbaiki di semua sisi. Saya ingin semuanya sempurna. Meskipun tidak mungkin, kami akan berusaha untuk itu," tandas Jean-Paul Van Gastel.

Evaluasi dari Laga Sebelumnya Melawan Persik Kediri

Sebelum menghadapi Madura United, PSIM Jogjakarta telah menjalani ujian berat melawan Persik Kediri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (12/7). Pertandingan yang berlangsung tertutup tersebut berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Laskar Mataram, seperti yang diungkapkan eks striker Persib Bandung Ezra Walian, melalui akun Instagram pribadi.

"PRE-SEASON VIBE, 0-2 win," tulis Ezra Walian.

Meski harus menelan kekalahan, Van Gastel tetap mengambil hikmah positif dari laga tersebut sebagai bekal menghadapi tantangan Super League, khususnya laga pembuka melawan Persebaya Surabaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore