
Pemain sepak bola tarkam mengeluarkan saweran dari dalam kaos kaki. (Radar Bali)
JawaPos.com — Pemandangan unik kerap terjadi di lapangan-lapangan sepak bola tarkam (antar kampung) di Indonesia.
Seusai laga, para pemain terlihat mengeluarkan lembaran uang dari dalam kaos kaki mereka — hasil saweran dari para penonton yang antusias.
Laga tarkam yang penuh semangat rakyat ini sering kali menjadi ajang hiburan murah meriah di banyak daerah. Menariknya, momen pamer saweran ini menjadi sorotan dan viral di media sosial, seperti unggahan dari akun Instagram Radar Bali.
Dalam unggahan tersebut, tampak para pemain tersenyum lebar sambil memamerkan uang tunai yang mereka simpan di kaos kaki.
Nominalnya bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, tergantung kontribusi mereka di lapangan seperti mencetak gol atau memberi assist.
Saweran ini bukan hadiah resmi, melainkan bentuk apresiasi spontan dari penonton yang larut dalam euforia pertandingan.
Tak jarang, total uang saweran yang dikumpulkan seorang pemain bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah dalam satu pertandingan.
Fenomena ini memperlihatkan betapa besarnya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola tarkam. Meski hanya pertandingan amatir, atmosfer di pinggir lapangan sering kali tak kalah meriah dibandingkan laga profesional.
Tribun-tribun darurat di pinggir sawah atau lapangan desa dipenuhi penonton yang bersorak tanpa henti. Teriakan dukungan dan yel-yel dari warga kampung membuat suasana semakin semarak.
Tarkam sendiri adalah akronim dari antar kampung, sebuah kompetisi olahraga yang umum dimainkan oleh atlet-atlet amatir.
Umumnya, pertandingan ini mempertemukan dua tim dari kampung, desa, atau kecamatan berbeda dalam berbagai cabang olahraga, terutama sepak bola.
Meski bukan ajang resmi, tak sedikit kampung yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk menyewa pemain profesional. Tujuannya jelas: meningkatkan peluang menang dan membanggakan kampung mereka di depan publik.
Seorang agen top tarkam bernama Agen Agung mengungkapkan ia bisa meraup penghasilan hingga Rp 45 juta dari satu kompetisi tarkam.
Pendapatannya bergantung dari seberapa banyak pemain bintang yang ia kelola dan seberapa jauh tim tersebut melaju di turnamen.
“Semakin sering menang, semakin banyak juga uang yang bisa dikumpulkan,” ujarnya dalam wawancaranya di kanal YouTube Sport77. Pendapatan tersebut belum termasuk bonus dari pihak panitia atau sponsor lokal yang kadang turut memberikan penghargaan.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
