
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye saat bertanding melawan Timnas Bahrain pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, memberikan tanggapannya terkait keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menetapkan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober mendatang.
Pemain berusia 30 tahun ini mengaku sulit memprediksi peluang skuat Garuda di babak yang sangat krusial tersebut. Menurutnya, analisis yang lebih mendalam baru bisa dilakukan setelah drawing digelar pada 17 Juli mendatang.
"Saya pikir saat ini jawabannya: kita lihat nanti. Karena tentunya kami harus menunggu hasil drawing, dari situ kita tahu lawan yang akan kita hadapi dan bermain di mana. Jadi mungkin kami bisa berbicara lebih mendalam saat waktunya lebih dekat," tegas Haye dalam podcast The Haye Way.
Keputusan AFC untuk menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah memang menuai sorotan, khususnya dari empat tim lainnya yang lolos ke babak keempat, yakni Indonesia, Irak, Uni Emirat Arab, dan Oman. Sebelumnya, AFC sempat mendapat desakan untuk menggelar babak ini di tempat netral guna menghindari keuntungan bagi tim tertentu.
Babak keempat ini memang sangat menentukan, mengingat hanya dua tim yang akan meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2026. Enam tim peserta akan terbagi dalam dua grup, masing-masing beranggotakan tiga tim. Juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia, sementara dua runner-up akan bertarung untuk merebut satu tiket ke babak playoff inter-konfederasi.
Haye menunjukkan ambisi besar untuk timnas Indonesia dengan menegaskan target yang tidak main-main.
"Saya tidak ingin memikirkan merebut peringkat kedua (harus mengincar peringkat pertama)," ujar Haye dengan penuh keyakinan.
Pernyataan tegas ini menunjukkan bahwa gelandang keturunan Solo-Sulawesi tersebut tidak ingin tim Garuda hanya puas dengan posisi runner-up. Ia menargetkan Indonesia untuk menjadi juara grup dan meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Tekad dan optimisme Haye ini tentu memberikan semangat tersendiri bagi skuat Garuda jelang menghadapi tantangan terberat dalam sejarah sepak bola Indonesia modern. Drawing yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17 Juli mendatang akan menentukan jalan perjuangan Indonesia menuju mimpi besar tampil di panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Dengan pengalaman bermain di level Eredivisie dan kematangan sebagai pemain, Haye diharapkan dapat menjadi motor penggerak tim dalam mewujudkan target ambisius tersebut.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
