Pelatih Paul Munster waspadai kebangkitan Persija Jakarta. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Satu setengah tahun bukan waktu yang lama, namun cukup bagi Paul Munster untuk meninggalkan jejak mendalam di hati Bonek dan Bonita. Kemarin, Rabu (28/5), pelatih asal Irlandia Utara itu resmi mengucapkan selamat tinggal kepada Green Force yang telah ia pimpin sejak pertengahan musim 2023/2024.
Dalam pernyataan emosionalnya, Paul Munster menyebut masa kepelatihannya di Persebaya Surabaya sebagai momen luar biasa yang akan terus ia kenang sepanjang hayat.
Ia mengaku bangga dan merasa terhormat pernah menjadi pelatih kepala klub sebesar Persebaya Surabaya.
"Sekarang waktunya untuk mengucapkan perpisahan. Saya punya waktu 1,5 tahun yang luar biasa bersama Persebaya," ucap Munster dengan nada haru.
"Datang waktu setengah musim untuk bantu Persebaya dan selamat ke posisi 13. Lalu setelahnya saya bekerja full semusim dan kami sampai ke peringkat 4 (Asean Club Competition) serta jadi penantang gelar Liga 1 Indonesia."
Ucapan perpisahan itu menyiratkan betapa besar cinta yang telah tumbuh antara sang pelatih dan kota Surabaya. Dalam waktu singkat, Munster menjadi lebih dari sekadar juru taktik—ia menjadi bagian dari keluarga besar Green Force.
Munster tak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen tim yang telah mendukungnya selama ini.
Terutama, ia menaruh rasa hormat yang tinggi kepada Bonek dan Bonita, suporter fanatik yang selalu memberikan energi luar biasa dalam setiap pertandingan.
"Terutama untuk Bonek-Bonita, juga warga Surabaya yang membuat saya merasa welcome. Saya bangga pernah menjadi Head Coach Persebaya," tutur Munster.
Tak hanya sebagai pelatih, Munster juga menjelma menjadi pemimpin dan inspirasi di ruang ganti Persebaya Surabaya.
Ia membawa visi yang kuat dan strategi yang terarah, hingga mampu mengangkat performa tim secara signifikan.
Pada musim 2023/2024, Munster datang di tengah situasi sulit dengan Persebaya Surabaya terdampar di papan bawah.
Namun dengan pendekatan tenangnya, ia berhasil menyelamatkan tim hingga finis di posisi ke-13 klasemen akhir.
Musim berikutnya, tepatnya 2024/2025, Munster menjawab tantangan dengan membawa Persebaya Surabaya melonjak ke posisi empat besar.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
