Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 22.57 WIB

Tangis Perpisahan Marko Simic: 'Saya Sangat Merindukan Segalanya Tentang Persija'

Penyerang Marko Simic benar-benar resmi meninggalkan Persija Jakarta setelah enam tahun.

 

JawaPos.com - Karier Marko Simic bersama Persija Jakarta adalah bab penting dalam sejarah sepak bola Indonesia modern, kisah tentang konsistensi, cinta terhadap klub, dan dedikasi luar biasa.

Dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB), penyerang asal Kroasia itu pertama kali resmi bergabung dengan Persija pada 27 Desember 2017. Sebelumnya, ia memperkuat klub-klub di Liga Malaysia. Namun, sejak kedatangannya ke ibu kota, Simic langsung menunjukkan kapasitasnya sebagai penyerang tajam.

Dalam debut turnamen pramusim Piala Presiden 2018, ia mencetak gol pertama yang membuka jalan menuju penampilan ikonik di partai final. Saat itu, Simic mencetak dua gol ke gawang Bali United FC dan mengantarkan Persija menang 3-0 sekaligus menyabet gelar juara. Ia juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen serta pencetak gol terbanyak dengan torehan 11 gol.

Tak butuh waktu lama bagi Simic untuk memperluas pengaruhnya di kompetisi regional. Di ajang Piala AFC 2018, ia menorehkan sejarah dengan mencetak hat-trick ke gawang Tampines Rovers dan quattrick ke gawang Johor Darul Ta’zim. Catatan ini menjadikannya pemain pertama yang mencetak hat-trick dan empat gol dalam dua laga berbeda sepanjang kompetisi tersebut tahun itu.

Performa impresif ini berperan besar dalam membawa Persija mengangkat trofi Liga 1 2018, momen puncak yang sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai sosok tak tergantikan di lini serang Macan Kemayoran.

Musim 2019 menjadi salah satu pencapaian terbaik Simic secara individu. Ia meraih Sepatu Emas Liga 1 setelah mencetak 28 gol dari 32 laga, membuktikan bahwa dirinya adalah predator di depan gawang lawan. Pada Oktober 2021, ia mencapai milestone pribadi dengan mencetak gol ke-50 bersama Persija, yang sekaligus menjadi gol kemenangan atas Persiraja Banda Aceh. Pencapaian itu semakin memperkuat statusnya sebagai ikon klub.

Setelah sempat hijrah ke luar negeri, Simic kembali ke Persija pada Liga 1 2023/2024 dengan kontrak berdurasi dua tahun. Kepulangannya langsung dibarengi catatan monumental: ia mencetak gol ke-99 dan ke-100 untuk Persija saat tim mengalahkan Bhayangkara Presisi FC 4-1 pada Juli 2023.

Meski mencetak dua gol dalam laga itu, Simic menegaskan bahwa kemenangan tim adalah prioritas utama. "Tentu sangat menyenangkan bisa mencetak gol, tapi yang paling penting adalah meraih tiga poin. Tidak masalah siapa yang mencetak gol," ujar Simic.

Statistik Simic selama membela Persija pun mencerminkan dedikasi dan kualitasnya. Dikutip dari laman resmi LIB, pada musim 2018 ia mencetak 18 gol dari 30 pertandingan Liga 1, serta 9 gol dari 7 laga kompetisi Asia.

Musim 2019 mencatatkan 28 gol di Liga 1, 5 gol di Piala Indonesia, dan 1 gol di kompetisi Asia. Walaupun musim 2020 terganggu akibat pandemi, Simic tetap mencetak 7 gol dari 7 laga di seluruh kompetisi.

Ia mencetak 16 gol pada 2021 dari total 34 pertandingan, lalu kembali pada musim 2023/2024 dengan 11 gol dari 27 laga, serta mencetak 5 gol dari 24 laga di musim 2024/2025. Secara keseluruhan, Simic mencetak total 92 gol dari 177 penampilan di seluruh ajang kompetisi bersama Persija Jakarta, rekor yang menjadikannya salah satu pemain tersukses sepanjang sejarah klub.

Di akhir musim Liga 1 2024/2025, Simic dan Persija resmi berpisah. Momen perpisahan ini penuh emosional, mengingat delapan tahun perjalanan yang telah dilalui bersama. Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada klub dan seluruh pendukung.

Dalam wawancaranya, Simic menuturkan, "Saya hanya bisa bilang saya sangat merindukan semuanya di sini (Persija). Baik lingkungan maupun kota. Jadi semuanya tentang Persija saya benar-benar rindu." Kutipan tersebut menjadi gambaran ikatan emosional yang terjalin kuat antara dirinya, klub, dan para pendukung.

Warisan Marko Simic bukan hanya soal angka atau statistik. Ia adalah simbol loyalitas, dedikasi, dan ketajaman seorang striker. Namanya akan selalu dikenang sebagai legenda yang membantu membentuk era keemasan Persija Jakarta di era Liga 1. Simic telah menorehkan kisah tentang perjuangan, kesuksesan, dan cinta sejati terhadap sebuah klub, menjadikannya inspirasi bagi generasi pemain muda berikutnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore