
Penjaga gawang Persebaya Ernando Ari. (@nandoariiiss)
JawaPos.com–Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari menjadi sorotan seusai melakukan blunder fatal saat menghadapi Borneo FC di pekan ke-33 Liga 1 2024/2025. Kejadian tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (18/5).
Meski sempat unggul lebih dulu lewat gol penalti Bruno Moreira, Persebaya harus puas berbagi angka 1-1 setelah penalti dari Matheus Pato menyamakan kedudukan.
Ernando Ari, yang baru saja dipanggil ke Timnas Indonesia untuk menghadapi Tiongkok dan Jepang di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, harus mengakhiri laga lebih cepat setelah melanggar Matheus Pato di kotak penalti pada menit ke-74. Aksi tersebut berbuah kartu merah dan hukuman penalti untuk Borneo FC. Matheus Pato yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyamakan skor.
Blunder tersebut mendapat sorotan tajam dari Bonek pendukung setia Persebaya. Sejumlah komentar di Instagram resmi @officialpersebaya menilai performa Ernando di bawah standar. Bahkan ada yang menyarankan Green Force untuk mempertimbangkan mendatangkan kiper asing di musim depan.
Borneo FC yang sejak awal pertandingan tampil menekan, terus menggempur pertahanan Persebaya. Di menit ke-12, peluang emas M. Sihran masih melambung di atas mistar.
Mariano Peralta juga mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-23, namun hasilnya serupa bola melambung. Di babak kedua, tekanan Borneo FC semakin intens.
Rivaldo Pakpahan dan Flavio Silva bergantian mengancam gawang Persebaya, namun belum mampu mengubah papan skor. Persebaya sempat memimpin lewat gol penalti Bruno Moreira di menit ke-61 setelah VAR menunjukkan handball Gabriel Furtado di kotak penalti Borneo FC.
Bruno sukses mengecoh Nadeo Argawinata, mencetak gol kesepuluhnya musim ini, dan membawa Green Force unggul 0-1. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Matheus Pato yang terus menebar ancaman akhirnya berhasil memaksa Ernando Ari melakukan kesalahan fatal di menit ke-74.
Pelanggaran tersebut langsung direspons wasit dengan kartu merah dan penalti, yang dieksekusi sempurna oleh Pato pada menit ke-77.
Meskipun bermain dengan 10 orang, Persebaya tidak mengendurkan tekanan. Peluang emas sempat didapatkan Malik Risaldi di penghujung laga, tetapi tembakannya masih mampu diblok oleh pemain belakang Borneo FC.
Hasil imbang ini membuat Persebaya tetap mengoleksi 56 poin dan bertengger di posisi keempat klasemen sementara, hanya terpaut dua angka dari Dewa United di peringkat kedua. Asa Green Force untuk tampil di kompetisi Asia musim depan masih terbuka, asalkan mampu mengamankan kemenangan di laga pamungkas melawan Bali United pada Jumat (23/5) di Gelora Bung Tomo.
Di balik kartu merah Ernando Ari, asisten pelatih Persebaya tetap mengapresiasi hasil kerja keras dari para pemain.
"Anak-anak sudah berjuang luar biasa. Semoga di laga terakhir kita bisa meraih tiga poin dan hasil dari tim lain berpihak pada kita," ujar Uston Nawawi dengan penuh optimisme.
Laga melawan Bali United akan menjadi partai hidup dan mati bagi Green Force. Kemenangan tidak hanya memperpanjang asa menuju kompetisi Asia, tapi juga akan membungkam kritik yang datang setelah insiden di Samarinda.
Ernando Ari pun diharapkan bangkit dari blunder tersebut dan tampil solid untuk menjaga harapan tim.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
