Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Mei 2025 | 19.47 WIB

Momen Dejan Tumbas Ngamuk Usai Golnya Bersama Persebaya Dianulir VAR

Pemain Persebaya, Dejan Tumbas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Semen Padang yang dianulir wasit  pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (11/5). Persebaya dihatan imbang Semen Padang dengan skor 1-1.RIANA SETIAWAN/ JAWA P - Image

Pemain Persebaya, Dejan Tumbas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Semen Padang yang dianulir wasit pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (11/5). Persebaya dihatan imbang Semen Padang dengan skor 1-1.RIANA SETIAWAN/ JAWA P

JawaPos.com – Pertandingan antara Persebaya Surabaya kontra Semen Padang memang telah berakhir, Minggu (11/5). Namun, duel yang berakhir 1-1 itu menyisakan sejumlah drama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Pertama, sejumlah pentolan Bonek mendatangani area tribun VIP Stadion GBT, di mana Andre Rosiade selaku petinggi Semen Padang turut menyaksikan pertandingan tersebut.

Namun, yang menjadi drama sebenarnya adalah gol Dejan Tumbas yang dianulir. Padahal, jika wasit tak menganulirnya merujuk pengamatan VAR, maka Tumbas bisa menjadi penentu kemenangan.

Bonek pun mempertanyakan hasil pengamatan VAR, di mana Tumbas memang terlihat offside berdasarkan gambar yang ditampilkan, tapi kenapa gambar dan bukan video?

Muncul juga pertanyaan kenapa ngga lihat dari kamera yang sejajar dengan pemain? Jawabannya tidak ada kameranya. Keterbatasan inilah yang mau tidak mau diterima Bonek.

Nah, untuk yang digunakan di luar negeri itu adalah Semi-Automated Offside Technology (Teknologi Offside Semi Otomatis) yang lebih akurat dan cepat dalam membantu mengambil keputusan offside dengan lebih banyak menggunakan kamera.

Alat ini berbeda dengan VAR dan belum ada di Indonesia. Ah, sudahlah!

Yang jelas, keputusan itu membuat Tumbas begitu frustasi. Pemain asal Serbia itu telah dua kali dianulir golnya lewat VAR. Selain golnya ke gawang Semen Padang, dia juga mengalaminya saat Persebaya menghadapi PSS Sleman.

Karena itu, tak heran dia begitu emosional ketika memasuki bangku bench pemain Green Force di sisi lapangan. Dia memegangi kepalanya tanda tak percaya, hingga melempar wristband (ikat pergelangan tangan) sebagai bentuk kekesalan.

Walau begitu, pemain Persebaya lainnya terus memberikan dukungan. Mereka percaya Tumbas adalah pemain yang telah bekerja keras dalam membangun kekuatan Green Force sejauh ini.

Bonek pun tak lupa memberikan bentuk dukungan kepada Tumbas lewat jagat maya. “Keep strong,” ungkap @des***

“Wong meneng nek digarai ngeri ngamok e,” timpal @irc***

“Tumbas iki wajib di pertahankan,” lanjut @alf***

“Uwong gak due udel. Sepanjsng permainan cari bola, pressing ketat pemain, sampai mau turun ke belakang membantu pertahanan,” ujar @yog***

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore